Jelang 2 tahun keluhan BPJS kesehatan masih berjibun

Diposting pada
layanan keluhan bpjs kesehatan
kontak layanan keluhan bpjs kesehatan

Sistem rujuk berjenjang di inisiasi sebagai penyebab terbesar masih banyaknya komplain yang disampaikan masyarakat melalui layanan keluhan BPJS Kesehatan atau melalui media publik lain.

Selain itu juga rumah sakit – rumah sakit provider BPJS di nilai masih lamban dalam menangani peserta BPJS Kesehatan.


Artikel Terkait (Tanya Jawab BPJS Kesehatan November 2016)

Hal ini tentunya dikarenakan beberapa faktor penyebab yang memang belum menemukan solusi untuk mengatasinya.

Masih kurangnya pemahaman masyarakat terhadap sistem rujukan berjenjang masih bertengger di urutan pertama, meski beragam upaya sosialisasi sudah dilakukan namun tetap saja sistem rujukan ini masih sulit di adaptasi oleh peserta bpjs kesehatan.

Hal ini menjadi point utama bagi BPJS Kesehatan kedepan, banyak peserta menggunakan puskesmas sebagai Fasilitas Kesehatan tingkat I ( Faskes Tk 1 ) justru menimbulkan polemik baru dimana puskesmas belum ada yang buka 24 jam. Tentu saja masyarakat di buat kebingungan ketika sakit diluar jam buka puskesmas mereka lari ke rumah sakit tanpa membawa surat rujukan.

Hal ini mengakibatkan biaya pengobatan tidak bisa di tanggung BPJS Kesehatan.

Dalam studi kasus tersebut Kita tidak bisa serta merta menyalahkan peserta, tentu saja sakit tidak bisa kita atur sesuai jadwal buka puskesmas. dan sebagai peserta yang telah melakukan kewajibanya membayar iuran tentu merasa dirugikan.

Lambat Penanganan Juga mendominasi di Keluhan BPJS Kesehatan

Sementara itu antrian panjang hampir terjadi di semua rumah sakit. Ini terjadi karena jumlah permintaan lebih besar dari ketersediaan.

Dimana jumlah orang yang ingin mendapatkan pengobatan lebih banyak dari pada petugas medis yang melayani. Hal ini tentu sangat membahayakan jika seseorang dokter dipaksa bekerja ekstra di atas kemampuan rata – rata mereka tentu hasilnya tidak akan maksimal.

Dokter yang kelelahan tentu akan membahayakan bagi pasien.

Apalagi jika hal tersebut tidak di imbangi dengan kesejahteraan yang didapatkan tentu sulit mendapatkan pelayanan optimal dari mereka.

Tentu saja masih banyak faktor yang menjadi penyebab menumpuknya keluhan BPJS Kesehatan.

Perubahan harus dilakukan dari segala penjuru bukan hanya di tubuh BPJS kesehatan saja tapi juga provider – provider BPJS dan tentunya masyarakat.

Baca Juga: Di Abaikan Oleh RS karena BPJS ? Laporkan Saja

Meski berat kita tidak boleh pesimis karena di balik semua ini ada  jutaan peserta sangat menginginkan keberlangsungan BPJS Kesehatan tentunya dengan harapan BPJS kesehatan semakin membaik dari tahun ke tahun.

Yang di Cari:

  • keluhan bpjs kesehatan
  • https://www bpjs-online com/tag/keluhan/
  • bpjs keluhan
  • komplen BPJS
  • komplain bpjs kesehatan online
  • Komplain bp
  • cara komplain bpjs online
  • Cara komplain bpjs kesehatan
  • layanan pengaduan bpjs
  • bpjs komplain
  • complain bpjs
  • complain bpjs kesehatan
  • komplain pelayanan bpjs
  • komplain online bpjs
  • Pengaduan b
  • keluhanbpjs
  • cara complain bpjs
  • bpjs pengaduan
  • pengaduan ke BPJS lewat online bagaimana
  • pengaduan online bpjs

2 thoughts on “Jelang 2 tahun keluhan BPJS kesehatan masih berjibun

  1. Sudah 2 bulan ini utk mendapatkan obat MESTINON dibatasi hanya utk 1 minggu, padahal sebelumnya bisa langsung utk 1 (satu) bulan.

    hal ini menyebabkan tidak efektif dan efesien bagi pasien yg membutuhkan obat MESTINON tersebut.

    Mohon bantuan perbaikan proses pemberian obat yaitu agar pasien penderita Myasthenia Gravis (MG) dapat diberikan obat utk 1 bulan.

  2. Saya setuju apabila iuran BPJS dinaikkan. Tapi saya mohon keluhan saya selaku Pengguna BPJS didengarkan juga. Kami peserta yg berasal dari Aek Kanopan, Kab. Labuhan Batu Utara, Provinsi Sumatera Utara. Diwilayah kami ini, peserta BPJS kurang mendapat pelayanan yg memuaskan. Sebab, dengan pelayanan terbatas, kami kesulitan mendapatkan rujukan yg lebih lengkap dan bagus ke Kota Medan sebagai pusat pelayanan yg lebih baik dipusat ibukota Provinsi Sumatera Utara. kami hanya bisa dirujuk ke RSUD setempat yg minim dengan pelayanan dan fasilitas peralatan. Terdengar informasi dari petugas dinas kesehatan dan Puskesmas, ini memang politik Bupati agar uang BPJS tidak keluar dari Kab. Labuhan Batu Utara. Dengan adanya permasalahan ini, kami mohon kepada pihak BPJS pusat utk membantu permasalahan kami ini agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal. Terima kasih sebelumnya

Tinggalkan Balasan