5 Point Penting BPJS Kesehatan

By | 29 Maret 2017

Bagi sobat yang sudah / belum menjadi peserta BPJS Kesehatan  penting memahami 5 point dasar dari jaminan sosial kesehatan masyarakat ini.

Sebenarnya sudah ribuan artikel yang mengupas tentang BPJS Kesehatan namun budaya ogah membaca sepertinya masih dimiliki sebagian besar masyarakat kita, tidak perlu sobat mempelajari perpres peraturan tentang BPJS yang njelimet simak saja 5 point dasar BPJS Kesehatan yang wajib sobat pahami berikut ini.

  • Aktif setelah 14 hari kerja

Setelah sobat mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan baik secara online maupun melalui channel – channel pendaftaran.

 kepesertaan tidak bisa langsung aktif dan dalam masa 14 hari kerja itu harus segera sobat bayar iuran pertamanya. Setelah iuran pertama terbayar maka BPJS Kesehatan akan mengirimkan kartu kepesertaan sesuai alamat terdaftar.

ads

Ini yang tentu perlu di perhatikan , banyak masyarakat baru melakukan pendaftaran setelah kepepet sehingga yang terjadi kecewa setelah mendaftar tapi tidak bisa langsung di gunakan.

  • Pendaftaran Peserta harus 1 Keluarga

Di awal kemunculannya tahun 2015 BPJS Kesehatan tidak mewajibkan seseorang yang akan mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan seluruh anggota keluarga dalam KK , Hal ini justru di manfaatkan oleh warga dengan mendaftarkan anggota keluarga yang sedang sakit saja sehingga sebagian peserta BPJS Kesehatan yang ada kala itu sudah sakit , hal ini berakibat tidak seimbangnya antara iuran yang masuk dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan peserta yang sakit.


Artikel Terkait (sistem rujukan BPJS yang wajib diketahui)

Hal ini membuat BPJS Kesehatan defisit hingga pemerintah turun tangan mengalokasikan sejumlah anggaran.


Dengan perubahan peraturan pendaftaran peserta harus 1 KK diharapkan bisa membantu defisit anggaran yang masih terjadi.

  • Bayi Belum Lahirpun Bisa di daftarkan

Pemahaman sebagian peserta ialah apabila seorang ibu yang mengandung telah menjadi peserta BPJS Kesehatan maka otomatis apabila bayi sudah lahir ke dunia masih di tanggung BPJS juga.

Ternyata peraturan BPJS Kesehatan tidak demikian , ini perlu di garis bawahi dimana apabila ibu telah melahirkan bayinya dan ternyata terjadi gangguan terhadap kesehatan bayi sudah tidak bisa di cover BPJS.

Untuk mengatasi hal tersebut maka BPJS Kesehatan mengijinkan bayi yang masih dalam kandungan di daftarkan menjadi peserta.

  • BPJS Kesehatan masih bisa di gunakan meski terkena PHK

Manfaat ini yang mungkin tak akan sobat temukan pada asuransi kesehatan lain, secara umum jika peserta telat atau tidak bisa membayar premi iuran secara otomatis perlindungan manfaat yang ia miliki. Namun itu tidak terjadi pada BPJS Kesehatan sehingga tidak menjadi beban bagi peserta yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja.

Dan diharapkan dalam masa 6 bulan peserta mendapatkan pekerjaan baru dan bisa melanjutkan iuran tanpa khawatir adanya denda.

  • Sistem Rujukan

Ini yang paling rumit menurut sebagian peserta yang belum terbiasa dimana di BPJS Kesehatan peserta yang sakit tidak bisa langsung menuju ke rumah sakit / klinik tertentu meski sudah kerjasama sekalipun. Peserta harus menuju ke Faskes tingkat I yang sudah dipilihnya ketika di awal pendaftaran.

Dengan memahami 5 point dasar BPJS Kesehatan tentu akan sangat membantu petugas BPJS Kesehatan dalam melayani anggotanya.

Jika semua mengikuti prosedur , antrian panjang dan kabar rumah sakit menolak pasien BPJS tidak akan terjadi.

Jadilah peserta BPJS yang cerdas.

Yang di Cari:

  • download gambar no antrian bpjs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *