5 syarat memiliki rumah idaman berbunga rendah ala BPJS

By | 27 Februari 2017

Rumah murah bpjs

Rumah murah bpjs ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan kembali menegaskan bagi pesertanya yang hingga kini masih belum memiliki hunian tinggal dapat memanfaatkan fasilitas kemudahan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Bahkan melalui direktur utama-nya bpk Agus susanto menjelaskan jika pihaknya bersedia membantu pesertanya mendapatkan kredit kepemilikan rumah (KPR) dengan memberikan Pinjaman uang muka perumahan (PUMP ) hingga sebesar 99% dari total nilai perumahan.

Namun kembali di tegaskan pemberian PUMP hingga 99% tersebut di khususkan bagi pekerja yang memang berpenghasilan rendah yang disebut MBR ( masyarakat berpenghasilan rendah ) .

Sementara bagi yang non-MBR pemberian kredit uang muka maksimal hingga 95% dengan harga rumah maksimal 500 juta.

Dan untuk memperoleh fasilitas kredit tersebut persyaratannya adalah 

– Telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan lebih dari 1 tahun.

ads


Artikel Terkait (6 Fakta Mengejutkan BPJS ketenagakerjaan)

– Perusahaan tempat bekerja tertib administrasi tidak pernah menunggak iuran serta tidak masuk dalam kategori perusahaan PDS ( perusahaan daftar sebagian )

– Peserta memang benar benar belum memiliki rumah sendiri

– Apabila dana yang di ajukan akan di pergunakan untuk renovasi perumahan maka rumah tersebut hanya boleh jika atas nama peserta sendiri. 


-Peserta yang tengah mengajukan pijaman harus sudah lolos verifikasi kredit dari pihak bank yang sudah bekerjasama dengan pihak bpjstk

Untuk saat ini BPJS Ketenagakerjaan baru kerjasama dengan bank BTN saja namun tidak menutup kemungkinan kedepannya akan bekerjasama dengan bank-bank pemerintah lainnya termasuk bank pemerintah daerah.

“Saat ini kami telah bekerjasama dengan Bank BTN untuk penyaluran fasilitas pinjaman ini. Nanti kedepannya kami akan bekerjasama dengan seluruh Bank Pemerintah, termasuk Bank Pemerintah Daerah”, ujar Agus, seperti yang BPJS Online lansir dari halaman cnnindonesia.com

ditambahkannya lagi bahwa prosedur tersebut dimulai ketika peserta mengajukan pinjaman berupa KPR , PUMP dan PRP pada bank yang sudah bekerjasama. Dengan melampirkan bukti kepesertaan di fotocopy.

Proses selanjutnya ialah pihak bank akan melakukan verifikasi berupa BI checking apakan pemohon ada pinjaman/tunggakan di bank lain atau tidak.

Setelah lolos verifikasi tahap tersebut proses selanjutnya ialah pihak bank akan melalukan verifikasi kepesertaan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Setelah memenuhi persyaratan dimana peserta / perusahaan tertib iuran dan bukan PDS, maka pihak BPJS ketenagakerjaan akan menerbitkan surat berupa formulir persetujuan kepada bank yang bekerjasama apakan akan di lanjutkan atau di tolak permohonan dari peserta.dan akan di sampaikan oleh pihak bank ke pemohon langsung.

Dengan hadirnya program program dari BPJS Ketenagakerjaan tersebut di harapakan bisa mewujudkan kesejahteraan pekerja untuk memiliki rumah impian.

“Kami selalu berusaha memberikan manfaat tambahan selain manfaat dari empat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kematian (JKm). Hadirnya MLT ini akan membantu masyarakat pekerja untuk mendapatkan hunian yang sehat, layak dan terjangkau”, pungkas Agus.

 

Yang di Cari:

  • apakah bpjs kesehatan berbunga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *