50% Peserta Mandiri Nunggak BPJS Kesehatan

By | 24 September 2016

menunggak-iuran

menunggak-iuran

Defisit anggaran terus menghantui BPJS Kesehatan , berbagai upaya yang dilakukan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk tertib iuran rupanya belum juga membuahkan hasil.

berbagai cara telah di tempuh baik pemberian sangsi berupa denda 2% yang sempat di berlakukan hingga penonaktifan layanan tetap saja masyarakat masih ogah membayar iuran.

masyarakat sepertinya masih acuh terhadap dampak akibat minimnya kepatuhan terhadap pembayaran iuran jika terus terjadi tentu masyarakat sendiri yang akan di rugikan.

dari data yang BPJS Online peroleh tahun 2015 BPJS Kesehatan menglami pembelanjaan pelayanan kesehatan untuk peserta  hingga 16 trilliun , peserta mandiri yang di harapkan mampu memberikan pemasukan iuran sebesar 8 trilliun hanya menyumbang 4 trilliun. tentu kekurangan dana tersebut harus memperoleh suntikan dari pemerintah.

defisit anggaran tersebut tentu tidak ingin terulang kembali di tahun 2016 upaya – upaya sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat di harapkan mampu menumbuhkan kesadaran tertib iuran peserta hingga 95%.

“Karena saat ini pada mau bayar kalau pas sakit aja, setelah sehat nggak bayar lagi,” ucap Bayu. Padahal, BPJS Kesehatan kata dia menanamkan nilai gotong royong kepada para pesertanya dalam kepatuhan membayar iuran. “Yang kaya bantu yang miskin, yang sehat bantu yang sakit.” ungkap Direktur Hukum, Komunikasi, dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Bayu Wahyudi yang BPJS online kutip dari halaman tempo.co


Artikel Terkait (TAGIHAN & DENDA DIKIRIM)

jika peserta rajin membayar iuran maka secara otomatis defisit anggaran akan cenderung turun sehingga BPJS kesehatan tidak perlu mencari cara untuk mengurangi defisit.

ads

hal ini perlu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat jika tetap defisit dengan terpaksa BPJS kesehatan akan menempuh beberapa cara seperti menaikkan iuran , mengurangi manfaat hingga meminta dana tambahan kepada pemerintah seperti tahun 2015 lalu.

namun jika semua tidak membuahkan hasil bisa saja program yang bermanfaat ini di hentikan lantaran tidak mampu membiayai operasionalnya.

oleh sebab itu mari kita tertib iuran karena jika iuran di naikkan peserta juga yang terkena dampaknya, dan bila pelayanan dikurangi akan seperti apa lagi wong yang ada saat ini saja masih di anggap kurang memuaskan.


untuk itu BPJS Online himbau mari kita dukung BPJS Kesehatan untuk tertib iuran supaya tidak berdampak buruk terhadap kualitas layanannya hingga yang terparah BPJS di Stopkita semua yang merugi.

One thought on “50% Peserta Mandiri Nunggak BPJS Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *