Alhamdulillah Pemerintah Kembali Gelontorkan 5,6 T untuk BPJS Kesehatan

By | 28 November 2018

Dana sebesar 5,6 trillun akan kembali di keluarkan pemerintah sebagai pemberian talangan atas defisit BPJS Kesehatan yang masih terjadi.


Hal ini seperti yang di sampaikan oleh Fachmi Idris selaku direktur utama BPJS Kesehatan , menurutnya keputusan tersebut merupakan hasil dari rapat yang di gelar bersama kementrian keuangan , Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan pihak terkait lainnya perihal tunggakan – tunggakan yang belum di selesaikan oleh BPJS Kesehatan dengan rumah sakit yang bekerjasama.


“Jadi hasil review kedua yang baru bersifat sementara itu adalah sudah diputuskan pemerintah akan menyuntik lagi dana subsidi Rp 5,6 triliun. Jadi ini akan segera berproses untuk membayar tagihan rumah sakit yang jatuh tempo,” kata Fahmi seperti BPJS Online dilansir Surya.co.id, Senin (26/11/2018).

Fachmi menyebutkan bahwasannya review tersebut sebagai lanjutan dari yang pertama yang di hasilkan beberapa bulan lalu, dimana pada review pertama dana sebesar 4,9 T pemerintah cairkan pada bulan september lalu yang sudah di salurkan ke seluruh rumah sakit namun belum terlunasi secara keseluruhan.

Terkait proses pencairan suntikan ke-2 sebesar 5,9 T BPJS Kesehatan telah melayangkan surat ke Kementrian Keuangan sebagai proses administrasi yang harus dilengkapi.

Bila dana telah di cairkan BPJS Kesehatan akan meneruskan ke Rumah sakit – rumah sakit seluruh indonesia sebagai pembayaran tagihan yang selama ini menunggak, tentu saja hanya tunggakan yang sudah terverifikasi yang bisa di bayar.


Artikel Terkait (Hanya Pasien BPJS Level 3 Yang Boleh di RSUD Soetomo)

“Kami mohon kepada rumah sakit untuk tetap melayani dengan baik. Komitmen ini komitmen kami bersama unuk tetap menjaga program ini tetap berkelanjutan,” tutur Fahmi.

ads

Sementara ditanya soal kapan pastinya dana tersebut akan di cairkan kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma’ruf menyampaikan bahwa hal tersebut tidak akan lama.


“Betul, Insya Allah antara awal dan pertengahan Desember 2018. Yang jelas bukan akhir tahun,” kata Iqbal seperti dikutip dari Kontan.co.id

Untuk Mengatasi defist BPJS Kesehatan berencana mendatangi rumah – kerumah pesertanya yang menunggak iuran

Yang di Cari:

  • antri online bpjs kesehatan

3 thoughts on “Cek Data BPJS PNS Online untuk E-PUPNS

  1. DASUKI

    beban akan semakin berat bila satu KK wajib terdaftar ,,, saya di TEGAL perlakuan itu diwajib kan ,,, apa itu di benar kan OLEH BPJS PUSAT untuk peserta MANDIRI, bila satu KK tersebut di beban kan pada satu punggung maka yg terjadi adalah tunggakan,,, yg berlarut2,,, mohon pencerahan nya ,,,

    Reply
    1. abu syamsuddin

      Saya mendaftar menjadi anggota BPJS mandiri bulan Oktober 2015 dan bulan nopember 2015 saya bayar mandiri, dan pada Desember 2015 saya diangkat menjadi CPNS dan otomatis gaji saya di potong BPJS pada Bulan tersebut dan seterusnya. pada bulan Pebruari 2017 saya mau mutasi dari BPJS Mandiri ke BPJS PNS, ternyata setelah saya menemui petugas BPJS saya disuruh membayar tunggakan pada Bulan Desember 2015 s.d. pebruari 2017, klo tidak dibyar tanggunganya ktnya tidak bisah mutasi, dan saya tidak mau bayar karena pada bulan tersebut gaji saya sudah dipotong BPJS. kemana gaji saya yang sdh di potong BPJS dan Bagaimana agar saya bisa terdaftar di BPJS PNS? mohon petunjuk petugas BPJS

      Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *