Apotek K24 Terima Pembayaran BPJS

By | 11 Februari 2016

Apotek K24 merupakan apotek yang berasal dari daerah yogyakarta beralamat di jalan magelang 14 tahun lalu tepatnya tanggal 24 oktober 2002. berdasarkan info dari website resmi apotek k24 hingga kini telah memiliki jaringan mitra francise sebanyak 350 gerai.

apotek k24

apotek k24

Apotek dengan kultur layanan “5 jaminan pasti” yakni

  • Komplite 24 Jam , dimana apotek k24 berusaha menyediakan obat secara lengkap melayani selama 24 jam.
  • Harga tetap sama baik itu pembeli datang di hari libur ,pagi hari, siang hari ataupun malam hari.
  • Hanya Menjual Obat asli dimana apotek k24 berusaha hanya menjual obat yang benar – benar asli memiliki ijin edar.
  • Layanan konsultasi dengan apoteker gratis.
  • Melayani pesan antar dan pembelian obat dengan resep dokter secara online.

dan demi memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan sesuai slogan mereka “sobat Sehat kita kita” dan BPJS juga merupakan kebutuhan kesehatan masyarakat , kini apotek k24 juga bisa melayanai pembayaran iuran BPJS , baik itu BPJS Kesehatan atau BPJS Ketenagakerjaan.

pelayanan tersebut bisa terselenggara berkat kerjasama dengan PT.Bank Nasional Indonesia sebagai fasilitator proses pembayaran iuran menjembatani antara apotek k24 dengan BPJS.

dengan demikian para pelanggan apotek k24 tidak perlu ke tempat lain untuk membayar iuran bpjs cukup di apotek k24 bisa menggunakan teknologi EDC dan debit online BNI.

kerjasama saling menguntunggkan ini juga sebagai bentuk strategi BNI untuk membidik para investor ataupun calon investor dalam jaringan francise apotek k24 untuk bisa memberikan modal kredit usaha hingga 1 milliar untuk pengembangan usaha apoteknya.


Artikel Terkait (asuransi kesehatan)

Penghargaan – penghargaan apotek k24

jadi bagi anda yang berminat mendirikan usaha apotek bisa mempertimbangkan penawaran francise apotek k24 yang telam memperoleh berbgaia penghargaan diantaranya:

  • sebagai Apotek Jaringan Pertama di Indonesia yang Buka 24 Jam Non-Stop Setiap Hari (2005)
  • Apotek Asli Indonesia Yang Pertama Kali Diwaralabakan (2005)
  • Pembukaan Gerai Apotek Secara Serentak Dengan Jumlah Terbanyak, 24 Gerai, 24 Agustus 2008
  • Penghargaan Waralaba Terbaik Kategori Apotek “Top of Mind 2010” (Apotek K-24 meraih 68.0%, Kimia Farma 18.8%, Century 11.6% dan Guardian 1.7%)
  • Penghargaan Waralaba Terbaik Kategori Apotek “Franchise Best Seller 2010” (Apotek K-24 meraih 85, Century 40, Kimia Farma 3 dan Malaka 1)
  • Penghargaan “Fastest Growing 2011”
  • Penghargaan “TOP Brand 2012”
  • Penghargaan “Coorporate Image Award 2013”
  • Penghargaan “Pioneer Brand Indonesia 2014”
  • Penghargaan “Digital Marketing Award 2015”

dan masih banyak penghargaan lainnya bisa dilihat langsung di halaman website apotek k24 .

ads

Penting: Relawan » Disuruh Bayar Obat ?! Jangan Mau !!

Yang di Cari:

  • apotik yang melayani bpjs
  • apotik online bpjs
  • apotek k24 bisa bpjs
  • apotik online vpjs kesehatan
  • apotik kartu bpjs
  • slogan apotik
  • membuat bpjs di gatsu online
  • k24 bpjs
  • K 24 bisa pake bphs
  • Apotik Prayogi apa bisa bayar bpjs
  • apakah apotek k24 menerima bpjs
  • apotik k24 cover bpjs
  • apotek online bpjs kesehatan
  • apotek online bpjs
  • apotek k24 menerima kartu sehat tidak
  • apotek k24 melayani bpjs
  • apotek k24 bekerja sama bpjs
  • apotek divjogja yang ditunjuk bpjs

0 thoughts on “Pertanyaan seorang ibu PNS tentang BPJS Kesehatan

  1. ika

    melanjutkan/ melengkapi pertanyaan Ibu tersebut.
    Dari sisi karyawan memang lebih murah Jika menggunakan BPJS Kesehatan Perusahaan. tapi bagaimana dengan Perusahaan? untuk kasus jika suami istri terdaftar melalui perusahaan masing-masing, bukankah berarti ada 2 sumber dana yang mengalir ke dalam BPJS Kesehatan atau secara gamblangnya “double payment”. bahkan untuk kasus di perusahaan di tempat saya bekerja, BPJS dianggap bukan medical allowance, sehingga perusahaan harus mengeluarkan biaya tambahan medical allowance di luar BPJS, padahal kemampuan finansial perusahaan terbatas.
    Dan karyawan yang belum menikah, namun perusahaan juga tetap harus membayar sama halnya karyawan dengan 4 tanggungan.
    kami mengerti sistem BPJS adalah subsidi silang, namun hendaknya juga dipertimbangkan, ketika perusahaan sangatlah ingin memberikan kesejahteraan bagi karyawannya dan ingin mengikuti regulasi yang berlaku, namun malah regulasi tersebut memberatkan perusahaan.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *