Aturan Baru BPJS Kesehatan Banyak di Protes

By | 4 Juni 2016

aturan baru bpjs kesehatan

aturan baru bpjs kesehatan

Banyak yang memprotes perihal berlakunya aturan baru BPJS Kesehatan per juli 2016 ini yang mana pernah BPJS Online bahas perihal denda jika peserta terlambat membayar iuran selama tiga bulan berturut – turut.

Selengkapnya aturan baru BPJS Kesehatan :BPJS Kesehatan » Ngeri ! Aturan Baru Denda BPJS Kesehatan )

salah satunya peserta yang mengeluhkan perihal aturan baru BPJS Kesehatan ialah arafat dari medan , menurutnya peserta mandiri rata – rata juga banyak yang dari keluarga pas – pasan mereka terpaksa mendaftar BPJS Kesehatan sebagai peserta mandiri lantaran tidak masuk dalam peserta penerima bantuan ( PBI ) yang iurannya di bayar pemerintah.

menurut-nya dengan kondisi penghasilan yang tidak stabil arafat sangat keberatan akan di tegakkannya aturan baru BPJS Kesehatan tersebut.

“Kadang-kadang ekonomi kami juga tidak stabil setiap bulannya,” ujar arafat seperti yang BPJS Online kutip dari okezone

arafat juga menambahkan sangat menyesal akan tindakan BPJS Kesehatan yang cenderung menuntut kepada pesertanya sedangkan kualitas pelayanan di sentra kesehatan jaringan tidak di tingkatkan. dan outlet – outlet yang menerima pembayaran juga sering beralasan koneksinya tidak bagus.

ads


Artikel Terkait (Resmi Berlaku Penghapusan denda BPJS Kesehatan)

“Seharusnya pelayanan juga diperhatikan dan diutamakan. Setelah semua beres, saya yakin warga pun akan tepat waktu membayarkan iurannya,” tambahnya.

konfirmasi dari pihak BPJS Kesehatan sendiri membenarkan mengenai pemberlakuan aturan baru BPJS Kesehatan per juli 2016 yang mana seluruh peserta harus mewasdai jangan sampai lupa membayar iuran jika tidak ingin kepesertaanya di nonaktifkan.

selain di nonaktifkan dalam aturan baru tersebut jika peserta di rawat akan dikenakan denda.


“Rumusnya 2,5 persen x Rp55.871.700 x 5 (sesuai tunggakan) hasilnya Rp6.962.962. Khusus peserta PBI dibayar pemerintah dan kalau badan usaha dibayar pemberi kerja,” ucapnya. Menurut Ismed, hal ini sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No 19/2016 tentang perubahan kedua atas Perpres No 12/2013 tentang Jaminan Kesehatan.

nah mari ringankan tunggakan anda dengan membayarnya secara rutin , BPJS Online kira sudah banyak jaringan pembayaran iuran BPJS kesehatan online yang tidak perlu repot – repot antri.

saran BPJS Online jika dirasa sudah berat membayar iuran bulanan akibat naik turunnya penghasilan sebaiknya segera mengajukan pindah sebagai peserta penerima bantuan ( PBI ) agar tidak terbebani iuran tentu melalui prosedur yang berlaku.

jangan biarkan berlama – lama menunggak karena semakin banyak menunggak iuran BPJS kesehatan anda semakin enggan membayarnya.

 

Yang di Cari:

  • protes bpjs
  • protes bpjs kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *