Author Archives: Tamu

BPJS Defisit ? ini Solusi dari Reader BPJS-Online.com


Seseorang yang tidak mau di publikasikan namanya , sehingga BPJS Online menyebutnya “Mr Paijo” mencoba mengungkapkan ke gundahannya perihal prahara defisit anggaran yang terus melanda BPJS Kesehatan.


Meski bagi sebagian orang BPJS dianggap program gagal, namun bagi lelaki berusia 28 tahun ini BPJS bak super hero baginya.

bagaimana tidak , ketika istri sedang menjalani proses persalinan putra-pertamanya ia juga harus terbaring lemah di ruangan berbeda di rumah sakit yang sama akibat terkena tipes.

Menurutnya sudah tidak terbayang lagi bagaimana kesulitan keluarga kami ketika itu, utamanya ibu mertuanya.

Dengan keadaan ekonomi yang mepet tentu tidak banyak yang dapat ia perbuat untuk kelahiran calon buah hatinya.

di tengah- tengah kepanikan itu, Pak Lurah yang kebetulan cukup dekat dengan rumah membesuk kami dan mengingatkan untuk memanfaatkan kartu JKN-KIS sambil menyodorkan kartu atas nama saya dan istri saya.

sayapun tak bisa berkata – kata selain bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pak lurah , yang mana saat pendaftaraan saya tidak begitu menghiraukannya sehingga lupa. dan kini baru kami menyadari manfaatnya. ungkap Paijo

Kini keluarga sayapun bisa kembali berkumpul di rumah tanpa bingung memikirkan biaya rumah sakit.

terlepas dari hal tersebut, beberapa hari terakhir BPJS Kesehatan begitu heboh dengan pemberitaan defisit-nya bahkan banyak sekali isu yang menyatakan BPJS Kesehatan akan di Stop jika tak kunjung mampu membiayai dirinya.

Saya sebagai rakyat kecil tentu sangat berharap kepada pemerintah agar program BPJS Kesehatan ini tetap berjalan dan terus berkembang agar semakin banyak warga yang terbantu seperti saya ini.

perihal defisit mungkin tidak ada salahnya kita mendengar pendapat dari para peserta yang menunggak iuran, sehingga di ketahui bersama untuk kemudian di cari pemecahan masalahnya.

contoh saja kawan sekampung saya pak Rudi yang merupakan peserta BPJS Kesehatan peserta mandiri yang tetap enggan membayar iuran bulanannya meski kerap mendapat sms peringatan dari BPJS.

Setelah Paijo tanyakan ternyata beliau enggan lantaran keluarganya belum ada yang sakit, ia berniat membayar iuran nanti ketika ia atau keluarganya sedang membutuhkan pengobatan saja.

selain itu pak rudi juga merasa rugi membayar iuran tersebut karena dana yang ia bayarkan itu tak bisa di ambil lagi ketika sudah tua seperti halnya asuransi lainnya.

dari satu kasus pak rudi saja Paijo sudah tau sebagian kecil apa yang menyebabkan banyak peserta mandiri menunggak iuran BPJS-nya.

nah sedikit saran nih dari Paijo guna menumbuhkan semangat membayar iurannya, sebaiknya walau cuma 10-15% hasil iuran bisa di ambil ketika peserta bersangkutan pensiun atau meninggal dunia sehingga mereka semangat bayarnya.

dan supaya lebih tertib iuran lagi, dana itu bisa keluar hanya bagi mereka yang tidak pernah telat membayar iuran.

misalkan bulan ini telat bayar iuran, maka dana yang terkumpul hangus dan mulai no lagi. dijamin dah pada rajin bayar iuran dan tepat waktu.

demikian sedikit saran dari Paijo , mohon di muat ya admin BPJS Online siapa tau terbaca oleh petinggi – petinggi BPJS.

Sebagai penutup, semoga BPJS kesehatan tetap berlanjut dan semakin berkembang.

 

 

Jangan Ragu Pakai BPJS


Kiriman dari Bapk Yakari Sinamo

Pengalaman & Pengamatan di RS Pemerintah & Swasta

Layanan kesehatan menggunakan BPJS bukan hanya diberikanoleh RS Pemerintah, tetapi juga beberapa RS swasta, misalnya RS Siloam, RS Hermina, dll.

Memang RS swasta yang mendukung program BPJS masih sangat sedikit, namun demikian hal tsb patut kita apresiasi.

Mudah-mudahan nantinya makin banyak RS swasta yang berpartisipasi.Tidak dapat dipungkiri bahwa BPJS memberikan manfaat yang sangatberarti bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat.

Bayangkan, operasi besar dan pengobatan/treatment jangka panjang bisa gratis asal mengikuti prosedur BPJS.

BagiAnda yang pernah memanfaatkan fasilitascashless ini, tentu paham betul prosedur BPJS yang terasa ribet dan di masing-masing RS mungkintidak seragam.

Prosedur tentu dimaksudkan supaya prosesnya cepat dan rapi. Tapi bagi orang sakit,menunggu giliran/antrian panjang saja sudah menyiksa, apalagi jika persyaratan yang diminta banyak, misal tiap dokumen harus dicopy berapa kali, dst, dsb.

Layanan BPJS di RS Pemerintah (RSP) vs RS Swasta(RSS)

Berikut beberapa catatan dari pengalaman dan pengamatan saya dalam mengguna-kan kartu BPJS di RSUD PasarMinggu, RSKD Duren Sawit, RSCM, RS Siloam TB Simatupang, RS HerminaJatingara.

Tentu kunjungan ke RS tersebut berdasarkan rujukan dari Puskesmas atau RS kelas di bawahnya.

  • Ruang Tunggu pendaftaran di RSP lebih lega dan menyatu dengan ruang untuk pasien non-BPJS meskipun konternya terpisah. Sedangkan di RSS, ruangtunggu sempit dan lokasinya di tempat parkir dengan kondisi yang kalahnyaman dibanding ruang untuk pasien non-BPJS.
  • Proses VerifikasiDokumen danEligibilitas lebih cepat di RSP, mungkin karena punya Pemerintah anyway. Kalau di RSS, petugas dan dokter harus bena-benar memastikan persyaratan/ketentuan dipenuhi sehingga BPJS setuju untuk membayar/menanggung biaya pengobatan nantinya. Apabila dikemudian hari BPJS menolak jaminan tsb maka RSS harus menanggungnya karena pasien tentu keberatan untuk membayar tagihan yang timbul belakangan.
  • Rujukan Internal dari satu dokter spesialis ke spesialis lainnya pada RSP dapat dilakukan langsung pada hari yang sama tanpa mengulang proses registrasi, verifikasi dan eligibilitas. Sedangkan di RSS diterapkan pembatasan pelayanan, sehingga hal tersebut harus dilakukan pada hari lain.Beberapa Jenis Pelayanan dapat dilakukan pada hari yang sama di RSP selama antrian pasien masing-masing layanan tersebut memungkinkan (selama jam operasional yang ditetapkan). Tidak demikianhalnya di RSS, jika kita mendaftar untuk periksa lab/rontgen maka tidak dapat mendaftar untuk kunjungan dokter rawat jalan. Bahkan obat yang diambil juga harus partial (misalnya resep untuk sebulan diambil secara mingguan).
  • Pembatasan Jumlah Pasien Rawat Jalan dan keharusan mendaftar sebelumnya di RSS di satu sisi merepotkan tetapi di sisi lain memberikan kenyaman karena keterbatasan layanan BPJS yang dapat diberikan RSS saatini.Semua kelebihan dan kekurangan tersebut tentu dengan pertimbangan kelangsungan bisnis selain sisi kemanusiaan.

Layanan BPJS makin bagus Perbaikan layanan BPJS terus dilakukan dan dirasakan pasien.

wpid-wp-1484259891144.jpg

Hal ini banyak diungkapkan oleh pasien BPJS di RSP maupun RSS tersebut di atas. “Dulu ngantrinya berdiri di luar gedung. Bayangin kalau hujan. Sekarang sudah enak, banyak tempat duduk dan pakai nomor antrian”. “Sekarang cepet proses verifikasinya, petugasnya banyak dan jam operasionalnya tepat waktu”.Bolehlah kitaberharap layanan BPJS yang makin mantap….gratis lagi. Makanya jangan ragu pakai BPJS. Mari kita dukung BPJS dengan bayar premi tepat waktu.

Yang di Cari:

  • pencairan bpjs di bank mandiri bekasi
  • antri bpjs rs hermina
  • apakah kartu bpjs hasil printer sendiri berlaku untuk pencairan
  • bank mandiri yg bisa cairkan jht dicikarang
  • cara mendaftar online rs siloam dengan BPJS

Presiden Batalkan kenaikan bpjs kesehatan


kenaikan bpjs kesehatan

kenaikan bpjs kesehatan

Setelah melampaui serangkaian tarik ulur yang panjang akhirnya pemerintan memutuskan membatalkan kenaikan BPJS kesehatan , namun anda jangan senang dahulu dikarenakan yang batal di naikkan hanyalah untuk peserta kelas III.

Jadi untuk kelas I dan II tetap mengalami kenaikan 1 april ini , cari kebenarannya dengan cek jumlah tagian anda disini.

pembatalan kenaikan BPJS Kesehatan untuk peserta kelas III tersebut sebagai upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat kelas bawah. hal ini seperti yang telah disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung di komplek istana kepresidenan Jakarta, Kamis, 31 Maret 2016.

Pramono juga menambahkan pembatalan kenaikan iuran hanya bagi peserta kelas III karena pemerintah beranggapan peserta kelas bawah masih memerlukan perlindungan juga atas dasar reaksi serta masukan – masukan dari masyarakat “Kami melihat dalam kondisi seperti ini untuk kelas III perlu ada perlindungan,” ungkapnya.

Lebih dari itu Presiden jokowi juga berharap agar peserta kelas III yang umumnya di dominasi oleh masyarakat kelas bawah agar tidak memperoleh pelayanan diskriminasi dari pihak penyedia jasa medis.

Jika ada masyarakat peserta kelas III yang sedang mengalami sakit parah sehingga harus memperoleh perawatan kelas I pihak RS tidak boleh menolaknya. “Dulu tidak bisa. Sekarang tidak boleh ada diskriminasi seperti itu.” Tukas Pramono.

Pembatalan Kenaikan BPJS Kesehatan hanya untuk Kelas III

Di dalam PREPRES (Peraturan Presiden) sebelumnya Nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan, di Pasal 16F ayat 1 huruf a menyebutkan iuran bagi peserta kelas III yang direncanakan naik sebesar Rp 30 ribu per bulan. Dengan adanya pembatalan kenaikan BPJS Kesehatan ini, maka iurannya tetap kembali seperti semula yakitu Rp 25.500. Peserta yang diatur dalam Pasal 16F merupakan peserta pekerja bukan penerima upah dan peserta bukan pekerja. dengan demikian pemerintah akan menerbitkan peraturan baru atas perubahan kebijakan tersebut..
Dengan batalnya kenaikan iuran, lanjut Pramono, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran. “Tetap disubsidi.”

Apapun keputusan pemerintah tentu telah melewati serangkaian pemikiran yang mendalam dari pakar – pakar jaminan sosial , BPJS Online senantiasa mendukung setiap keputusan yang di keluarkan.

Semoga keputusan tersebut memberikan dampak yang positif bagi seluru masyarakat indonesia khususnya bagi pengguna BPJS Kesehatan.

edit from : tempo.co

Yang di Cari:

  • cara pencairan bpjs di bank bjb
  • pencairan jht di bank bri
  • pencairan jamsostek di bank bjb

Maia Estianty Komplain BPJS


Akhir – akhir ini netizen di hebohkan atas status dari salah seorang artis mantan istri dari ahmad dani dimana dalam statusnya maia estianty yang akarab disapa maya ini melontarkan beberapa tweet terkait pelayanan yang buruk dari pihak RS terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan.

ia mengungangkapkan kekesalannya tersebut melalui account twitter pribadinya @maiasangjuara bahwa banyaknya pasien yang meninggal akibat berbekal kartu BPJS untuk berobat.

“Prihatin dengan BPJS, pengguna BPJS tdk diperlakukan dengan manusiawi..Kasihan, banyak yg akhirnya meninggal gara2 pasien BPJS tdk dianggap,” tulis Maia dalam slah satu tweetnya.

tweet maia estianty

tweet maia estianty

selalin itu juga maia Estianty menuding jika pasien BPJS kesehatan dipandang sebelah mata karena tidak memiliki uang oleh pihak RS sehingga sudah antri tetap tidak memperoleh pelayanan segera.

“Pasien BPJS disuruh antre dan tdk langsung mendapat tindakan, mungkin dianggap pasien BPJS gak punya duit kali yaaa??Miris ama RS Indonesia,” tambahnya lagi.

akibat kedua status tersebut maya dibanjiri tanggapan dari netizen yang rata – rata mengalami nasip serupa seperti yang dikeluhkan pemilik duo Ratu tesebut.

Maia estianty suka kritisi pelayanan publik

memang bukan kali pertama maia estianty membuat status yang mengkiritisi sebuah pelayanan publik , pada status sebelumnya dimana maia juga mengungkapkan kekesalannya terhadap sebuah maskapai asal timur tengah yang memberikan pelayanan tidak maksimal terhadapnya.

ada sisi baiknya dimana seorang publik figure peduli terhadap kondisi – kondisi sosial yang terjadi , jumlah pengikut yang banyak berpotensi membuat status / kompalin menjadi trending topic sehingga viral bisa sampai ke pihak yang dikeluhkan.

dalam hal ini konteksnya merupakan komplain terhadap pelayanan RS yang memperlakukan pasien BPJS Kesehatan dengan semena – mena jadi bukan komplain soal BPJSnya. namun demikian BPJS Kesehatan memiliki wewenang untuk menindak RS yang melakukan tindakan diskriminatif tersebut. namun sayang mbak maia tidak menyebutkan secara jelah RS yang di bicarakan dalam status tersebut.

bagaimanapun ini merupakan contoh sebagaian kecil bagaimana RS atau faskes di indonesia masih memiliki main set jika pasien BPJS merupakan pasien tidak mampu. image tersebut harus bisa di ubah dan ini merupakan PR bagi manajemen BPJS kesehatan.

Terkait: Pena Kasih » Artis Ini Operasi Kanker 1 M Gratis Pakai BPJS

Yang di Cari:

  • bpjs dipandang sebelah mata
  • Mengapa bpjs dipandang sebelah mata

Demam Iklan BPJS effect


iklan bpjs

iklan bpjs kesehatan

BPJS Kesehatan yang notabene merupakan program jaminan kesehatan bagi masyarakat sudah cukup populer meski  tanpa perlu iklan BPJS sudah terkenal,walau ada yang PRO dan KONTRA itu biasa namanya kehidupan tidak ada yang sempurna,kritikan itu untuk membangun

Akhir-akhir ini sering dijumpai artikel mengenai testimoni kebaikan BPJS Kesehatan. Sedikit merasa aneh memang media-media online ternama yang biasanya mencaci-maki mencari keburukan  Program asuransi pemerintah ini tiba-tiba saja berubah mengelu-elukan. Seolah-olah berlomba membuat artikel terbaik untuk memuji BPJS Kesehatan.

Jika sebelumnya mereka beramai-ramai mengorek borok melalui berbagai nara sumber yang kecewa terhadap BPJS kini sebaliknya.

Seolah lupa dengan artikel sebelumnya   semua berubah kiblat karena dampak iklan BPJS effect ,BPJS Kesehatan kini bersedia mengeluarkan biaya untuk iklan BPJS.Materi iklan di buat menyerupai artikel  berita bertujuan untuk mengimbangi berita negatif yang beredar selama ini.

Tentu harapanya kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan bisa semakin bertambah seiring banyak testimoni positif yang beredar.

Dan ditakutkan setelah habis kontrak periklananya media akan gencar memberitakan hal negatif BPJS lagi.

Ya begitulah, media juga manusia memiliki target income dari sang empu meskipun kode etik menuntut untuk netral dan berimbang.

Baca Juga: print ulang kartu bpjs

Bagaimana menurut anda apakah perlu Iklan BPJS ? Atau sebaiknya biaya dipergunakan untuk sosialisasi dan edukasi tentang program BPJS Kesehatan bagi masyarakat  pedalaman yang  jauh dari jangkauan teknologi TV dan internet ,mereka inilah yang kesulitan memperoleh informasi BPJS.

Atau mungkin anda berpandangan lain?

Yang di Cari:

  • contoh iklan bpjs
  • Baru baru ini ada iklan bpjstk di tv buat apa
  • contoh iklan bpjs online
  • https://yandex ru/clck/jsredir?from=yandex ru;search;web;;&text=&etext=1832 GG9-iyi6KXj-O6sYPMK324DesvCWcZ7NCwfJ1dVXz35LJwQs61-KMTWobu1ESJOs 4bb565beca659745e5a6217b417b54cc74365084&uuid=&state=_BLhILn4SxNIvvL0W45KSic66uCIg23qh8iRG98qeIXme
  • Iklan tentang bpjs kesehatan mikirbae

Sistem Integrasi BPJS – BRI


Saya selaku anak dari Sulastri dengan nomor kartu 001309113088.
Ada satu hal yang membuat saya bertanya-tanya, kemarin saya mengecek tagihan BPJS milik ibu saya di laman /cek-tagihan-bpjs/.
Biaya tagihan di laman tersebut sebesar 76.760 rupiah. Tadi pagi, (sabtu) saya menuju mesin ATM di cabang BRI terdekat. Ternyata biaya tagihan yang muncul sebesar Rp. 198.140, dan ditambah lagi waktu saya pilih “ya”, semua tagihan langsung dibayar sebesar Rp. 198.140. Padahal niat saya hanya membayar sebesar Rp. 100.000, mengingat saya juga seorang perantauan. Hal itu menyebabkan sisa saldo saya menjadi sekitar Rp. 70.000. Sakit hati saya…

Jadi pertanyaannya, kenapa besar tagihan yang tertera di laman online dan di BRI berbeda? Dan, apakah terjadi perubahan sistem pembayaran pada mesin ATM ini (mengingat bagaimana bulan2 sebelumnya saya bisa memilih sendiri berapa yang harus saya bayar)?

Terimakasih..

 

Jawab:

Halo Bpk Suhadak Akbar

untuk pengecekan tagihan melalui website tidak ditampilkan secara keseluruhan, sehingga jumlah tagihan bapak lebih kecil. untuk cek tagihan lebih detail silahkan memanfaatkan fasilitas sms gateway

NIK<spasi>NOMOR INDUK KEPENDUDUKAN

Contoh       : NIK 357303030987

Kirim ke      : 087775500400

 

NOKA<spasi>NOMOR KARTU BPJS KESEHATAN

Contoh       : NOKA 0001260979209

Kirim ke      : 087775500400

 

NIP<spasi>NOMOR INDUK PEGAWAI

Contoh       : NIP 1962061119880001009

Kirim ke      : 087775500400

 

Sedangkan untuk tagihan iuran dapat dilakukan melalui pengiriman pesan dengan format :

TAGIHAN<spasi>NOMOR KARTU BPJS KESEHATAN

Contoh       : TAGIHAN 0001260979209

Kirim ke      : 087775500400

 

Untuk menegetahui format penulisan pesan pada layanan SMS Gateway BPJS Kesehatan, cukup dengan mengetik HELP lalu dikirim ke nomor 087775500400

mengenai sistem di ATM kemungkinan bapak tidak memasukkan jumlah bulan yang akan di bayar sehingga terbayar keseluruhan tagihan.

misalkan kita akan membayar tagihan untuk satu bulan saja silahkan masukkan angka 1 pada pilihan jumlah iuran.

jika dikosongkan maka seluruh tagihan akan terbayar.

semoga membantu terima kasih

 

salam,

BPJS Online

 

Yang di Cari:

  • pencairan bpjs di bri
  • Cara mencairkan bpjs kesehatan lewat BRI

PEMBAYARAN BPJS


Saya kemarin telah melakukan pembayaran iuran BPJS keluarga saya, kebetulan orang tua saya memberikan VA bank BNI (88888) tetapi karena bank BNI sedang ada gangguan saya membayarnya melalui internet banking bank mandiri dan transaksi sudah sukses. Yang ingin saya tanyakan apakah ada masalah kalau saya bayar melalui mandiri dengan memasukkan VA “88888” bukan “89888” karena setelah saya cek di info tagihan iuran yang sudah saya bayar masih belum masuk. Saya takut nantinya terkena denda karena dikira saya telat membayar, mohon info dan bantuannya. Terima kasih

Jawab:

Dear Bpk ROCHMAT SAWALUDIN

Untuk pembayaran melalui bank mandiri tentunya menggunakan nomor VA di awali “89888XXX” ,jika tagihan belum terbayar silahkan bapak mendatangi kantor bank mandiri untuk mempertanyakan status transaksi tersebut apakah berhasil atau pending.

semoga membantu

 

Salam,

BPJS online

 

 

 

Yang di Cari:

  • gangguan pembayaran bpjs
  • cek pembayaran bpjs apakah gangguan
  • https://yandex ru/clck/jsredir?from=yandex ru;search;web;;&text=&etext=1832 tU2lqm37D2L72AJNuUU8fFPDZqgzntm-VeA38zUf_dt3uTTM-_pSxxGWEa3f_yOe 6caf0f03e9e06537bd4eda2d5adc2bf07cdfd4ae&uuid=&state=_BLhILn4SxNIvvL0W45KSic66uCIg23qh8iRG98qeIXme

3 pokok utama masalah BPJS Kesehatan


masalah BPJS kesehatan

3 masalah BPJS kesehatan

Hingga Saat ini program BPJS kesehatan masih didera 3 masalah utama. Diantaranya perihal kepesertaan, biaya operasional dan pelayanan

Hal yang paling mendasar dan seringkali menimbulkan polemik ialah kepesertaan

dimana sampai detik ini BPJS Kesehatan telah mengeluarkan 2 macam kartu yang berbeda.

Kartu yang pertama didominasi dengan logo BPJS Kesehatan serta Jaminan Kesehatan nasional sementara kartu yang kedua bertuliskan kartu Indonesia sehat dengan logo dan tulisan BPJS Kesehatan dengan ukuran lebih kecil.

Disini bukan membahas masalah ukuran logo atau kartu namun kenyataan dilapangan memang mengatakan demikian perbedaan kedua kartu tersebut cenderung menimbulkan diskriminasi pelayanan.

Pemegang kartu KIS( Kartu Indonesia Sehat) merupakan warga miskin yang iuranya di tanggung pemerintah.

Bagi pemegang kartu BPJS kesehatan peserta mandiri saja seringkali mendapat pelayanan yang kurang memuaskan apalagi mereka yang memegang kartu KIS?.

Tentu miris jika kita berobat menggunakan kartu KIS disandingkan dengan Kartu BPJS kesehatan lebih parah lagi jika disandingkan dengan mereka yang menggunakan Asuransi swasta /premium

Tentu mendapat perlakukan berbeda meski tak tampak secara terang-terangan.

Masalah BPJS kesehatan yang kedua ialah mengenai baiaya operasional

Tidak seimbangnya antara klaim dari ribuan fasilitas kesehatan dengan iuran premi yang diterima oleh BPJS Kesehatan sehingga sampai tahun ini BPJS kesehatan masih mengalami defisit anggaran sebesar 6 triliun rupiah.

Hal ini dikarenakan perilaku curang beberapa peserta yang hanya mendaftar dan membayar BPJS kesehatan ketika sedang sakit dan tidak meneruskan membayar ketika sudah sembuh

Padahal baiaya yang telah dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk penyakit yang dideritanya belasan bahkan ratusan juta rupiah.

Harapan kita masyarakat sadar jika mereka telah mendaftar sebagai peserta BPJS kesehatan secara rutin membayar iuran meski sudah sembuh. Semoga pihak BPJS kesehatan dengan pakar –pakar asuransi menemukan sistem yang bisa mengurangi kecurangan tersebut, terlebih bisa meniadakanya.

Hal lain yang juga penting dilakukan adalah terus mengampanyekan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan. Perilaku hidup sehat dapat menghindarkan seseorang dari penyakit berat, sehingga biaya perawatan dan pengobatannya ketika sakit pun tak terlalu besar.

Pelayanan merupakan masalah BPJS kesehatan yang paling sering mendapatkan komplain

Baca Juga: periksa kandungan ditolak RS

banyak cercaan dari tokoh-tokoh politik yang ingin mencari citra seringkali hanya melihat sisi buruknya saja tanpa melihat dari sudut pandang berbeda.

Peserta sering merasa tidak dilayani secara maksimal, masih harus membayar karena stok obat kosong harus mencari ke apotik yang belum bekerjasama dengan BPJS kesehatan.

Sementara para dokter mengeluh minimnya upah yang tak sebanding dengan keahliannya.

Sedangkan fasilitas kesehatan menjerit klaim yang tak bisa dibayar dikarenakan perubahan-perubahan peraturan direksi yang belum diketahui.

3 Masalah BPJS kesehatan bukan sebuah momok yang harus dihindari tapi memerlukan perbaikan segera agar dampaknya tidak semakin berkepanjangan. Jika pengelola yang ada tidak menemukan formula yang jitu. Membuka kesempatan bagi yang mampu mungkin diperlukan.

Sudah tidak saatnya bersembunyi dibalik ketiak dengan menyalahkan masyarakat atau pihak lain yang belum melek asuransi.

Yang di Cari:

  • masalah bpjs
  • permasalahan bpjs
  • masalah bpjs kesehatan
  • permasalahan bpjs kesehatan
  • kendala bpjs
  • permasalahan bpjs saat ini
  • masalah dalam pelaksanaan bpjs kesehatan
  • permasalahan bpjs kesehatan 2015
  • kendala bpjs kesehatan
  • 3 Permasalahan implementasi BPJS Kesehatan di Indonesia
  • permasalahan dalam bpjs
  • permasalahan tentang bpjs
  • masalah daftar bpjs online dan penanganannya
  • apa saja masalah dari bpjs
  • masalah pokok bpjs sehingga defisit
  • problem bpjs kesehatan
  • masalah bpjs online
  • apakah tek online bpjs lagi bermasalah
  • hambatan bpjs kesehatan
  • daftar permasalahan bpjs

Alhamdullilah Korban Kecelakaan Di Tanggung BPJS


Peserta BPJS yang mengalami musibah kecelakaan lalulintas sekarang tidak perlu risau lagi memikirkan biaya pengobatanya.
Sesuai pernyataan dari dirut BPJS Fahmi Idris pembiayaan tidak akan dibatasi oleh plafon atau nilai pembiayaan.
Namun pembiayaan tersebut dapat dilakukan setelah pihak PT.Jasa Raharja membiayai nilai santunanya.
Seringkali korban lakalantas tidak mampu melanjutkan pengobatan lantas sudah melebihi batas plafon dari PT.Jasa Raharja padahal kondisinya belum pulih betul.

Oleh karena itu BPJS Kesehatan mengeluarkan kebijakan baru melanjutkan pengobatan peserta yang mengalami kecelakaan hingga sembuh. ini berlaku bagi semua peserta BPJS Kesehatan baik peserta mandiri, pekerja formal, maupun penerima bantuan iur (PBI).

 

Baca Juga: Hindari ini Agar BPJS tidak menolak Klaim

BPJS telah bekerjasama dengan Korlantas guna memanfaatkan data kecelakaan secara online sehingga diperoleh informasi yang akurat.
Hingga saat ini program percontohan dilakukan melalui pendekatan secara promotif melalui seminar dan penyuluhan sementara pendekatan preventif dilakukan melalui sosialisasi banner,leaflet dll.

sumber: Postkotanews

 

Yang di Cari:

  • kecelakaan di tanggung bpjs

komplain penanganan dokter


penangan dokter dari faskes awal,saya seorang karyawan swasta,yg skrng di PT tempat saya kerja menggunakan bpjs,mau ga mau saya ikutin prosedur PT,kebetulan saya sakit tipes,yg sudah di cek lab kebenarannya,saya harus ada tindakan rawat inap,saya ke tempat faskes awal,yaitu klinik budi luhur,dokter bernama yoga,saya mau minta rujukan dgn membawa bukti hasil lab,tapi dokter tidak mau,karna prosedur harua 3 kali berobat baru bisa rujuk,sedangkan saya sudah bawa bukti lab,dokter tersebut pun marah,timbul perdebatan ibu saya dgn dokter,seakan saya dan ibu saya hina dgn perkataannya,walau saya BPJS,tapi saya bayar tiap bulan,bukan berobat gratis,tolong di tindak lanjuti,agar smua dokter tidak meremehkan pasien,saya siap jika suatu saat di panggil dlm kasus ini,nomer hp saya 085697462029,

Yang di Cari:

  • dokter menyepelekan pasien bpjs
  • keluhan dokter bpjs
  • komplain dokter bpjs