Benarkah BPJS Tak ada Arti bagi Narti

By | 4 Maret 2019

kabar duka datang dari salah seorang warga yang sekaligus peserta BPJS Kesehatan, Saudari narti (39) yang merupakan penduduk asal karawang yang tengah menderita obesitas ekstrim.

beragam polemikpun bermunculan terkait kabar tersebut dimana narti meninggal lantaran BPJS Kesehatan yang ia miliki sudah limit,

tentu saja hal ini sangat miris sekali bila yang sebenarnya terjadi seperti apa yang sudah di beritakan.

ads

negara dengan program yang sangat di bangga-banggakan BPJS Kesehatan dengan Universal Coverage Health di tahun 2019 membiarkan warganya menjemput ajal lantaran BPJS limit ?

hal ini seperti kabar yang beredar sunarti wafat di rumahnya pada Sabtu (2/3). Dia baru saja pulang pada Jumat (1/3) usai menjalani operasi pada 18 Februari lalu di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kepala Seksi Kesos Kecamatan Klari, Asip Suhenda menyebut, Sunarti dipulangkan bukan hanya karena kondisinya sehat, tetapi kuota BPJS miliknya habis.  

namun usut punya usut dokter penanggung jawab yang menangani sunartipun menampik kabar yang tengah beredar di media tersebut.


Artikel Terkait (komplin)


“Pasien dipulangkan karena kondisi sudah baik, bukan karena kuota BPJS habis,” kata Ervita dalam keterangan yang di kutip BPJS Online dari detikcom, Minggu (3/3/2019).


perlu diketahui narti yang memiliki bobot 148 Kg tersebut baru saja usai menjalani operasi bariatrik guna mengecilkan lambung dengan maksud dan tujuannya untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk serta sensor lapar.

Selama dua minggu pasca operasi, Sunarti belum diperbolehkan mengonsumsi makanan keras. Dia hanya mendapat makanan cair. Setelah itu, secara bertahap diperbolehkan makan berat. “Itu diperlukan untuk kesembuhan lambung yang dipotong,” kata Reno Rudiman
Dokter Spesialis Konsultan Bedah Digestif (bedah pencernaan) RSHS. 

namun takdir berkehendak lain, karena narti harus menghembuskan nafas terakhir pada sabtu (2/3/19) sekitar pukul 04.00 WIB.


Yang di Cari:

  • ambil no antrian bpjs online
  • bojs kesehatan
  • booking no antrian bpjs kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *