Bersedekah Lewat BPJS Kesehatan

Diposting pada

Berikut merupakan salah satu dari sekian banyak testimoni dari peserta BPJS kesehatan, mungkin ada ribuan bahkan jutaan yang telah terbantu dengan adanya program BPJS kesehatan,namun mungkin mereka tidak sempat berbagi kepada peserta yang lain.
Memang melayani dari sekian juta penduduk indonesia ada kalanya satu dua kasus muncul dan sering di blow-up oleh media. Dan umumnya media mencari pemberitaan yang buruk saja dari program BPJS karena dirasa lebih menguntungkan. Mereka jarang mengexpose kisah-kisah bahagia dari peserta BPJS yang berhasil sembuh,mendapatkan anugrah kesehatan dari tuhan melalui perantara program BPJS.

Semakin hari semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. Ribut Anshori, warga asal Kabupaten Semarang, adalah salah satu dari sekian orang yang merasakan manfaat menjadi peserta BPJS Kesehatan.


Artikel Terkait (Foto Kontes BPJS Ketenagakerjaan 2016)

“Awalnya, ibu mertua saya didiagnosa dokter ada masalah dengan sarafnya, semacam kejepit. Atas saran keluarga jauh, akhir Januari lalu saya mendaftarkan beliau menjadi peserta BPJS Kesehatan kelas I secara online, karena katanya biaya pengobatannya bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” ceritanya.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter memvonis ibu mertua Ribut mengidap kanker paru-paru stadium IV. Dokter pun menyarankan agar ibu mertua Ribut menjalani opname dan fisioterapi. Biaya yang dibutuhkan untuk sekali terapi adalah sekitar Rp 300.000,- dan terapi tersebut harus dilakukan dua kali seminggu.

“Ibu mertua saya hampir 2 bulan menjalani terapi, sebelum akhirnya berpulang. Kalau dihitung habisnya sekitar Rp 4.800.000,-. Itu pun belum termasuk biaya lain-lain seperti administrasi, obat, opname, dan sebagainya. Di rumah sakit saya cuma dimintai Kartu BPJS Kesehatan dan KTP saja tanpa membayar biaya lagi,” kata Ribut.

Dari pengalaman tersebut, ia pun berinisiatif mendaftarkan anggota keluarga lainnya menjadi peserta BPJS Kesehatan sebelum sakit. Menurutnya, masyarakat harus tahu bahwa kartu BPJS Kesehatan itu banyak kegunaannya, terlebih jika membutuhkan pengobatan dalam kondisi mendesak.

“Selain itu, kita juga bisa sedekah kepada orang yang membutuhkan lewat iuran bulanan. Iuran itu bisa digunakan untuk biaya berobat masyarakat yang kurang mampu. Kita sehat, kita bantu yang lagi sakit, gantian seperti itu,” jelasnya.

Ke depannya ia berharap agar masyarakat semakin mudah memperoleh Surat Eligibilitas Peserta (SEP) di rumah sakit di daerahnya, sehingga masyarakat tidak perlu berlama-lama antri lagi di loket BPJS Kesehatan untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

sumber: http://s.id/4F7

Yang di Cari:

  • apa bayar bpjs sama dengan sedekah
  • Apakah Bpjs termasuk sedekah
  • bayar iuran bpjs mandiri tapi niatnya sedekah apa bisa?
  • bpjs niat sedekah
  • Cara liat data nomer kjs
  • cek aktifnya kartu jakarta sehat
  • cek masa aktif kjs
  • cek online kartu jakarta sehat
  • cek status kartu jakarta sehat
  • cek status kartu kjs

One thought on “Bersedekah Lewat BPJS Kesehatan

  1. fakta membuktikan sebagian besar pelayanan bpjs minim bahkan rumah sakit mengeluh karna pembayaran bpjs ngutang sehingga pasien yang jadi korban………… apalagi pengguna kartu bpjs kelas tiga …. nangisssss
    dari mana bisa muncul kata sedekah …….pembodohan iya , ….

Tinggalkan Balasan