Rapor 78 BPJS Kesehatan Jangan Lupa Daratan

By | 6 Januari 2016

bpjs kesehatan by google image

bpjs kesehatan shoot by Google Image

BPJS Kesehatan adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU No. 24/2011 untuk melaksanakan Jaminan Kesehatan Nasiononal (JKN).

dikarenakan misinya mengcover kesehatan seluruh masyarakat indonesia BPJS Kesehatan merupakan organisasi yang memiliki value cukup besar sehingga tak mengherankan jika banyak sekali yang tertarik membahasnya.

seperti halnya perawan desa yang lagi jadi primadona BPJS kesehatan banyak yang memperhatikan hampir di setiap gerak geriknya. ada yang menceriterakan kebaikannya namun juga tak sedikit yang menggunjingkan dia.

Survei Kepuasan Peserta BPJS Kesehatan

Baru – baru ini telah dirilis sebuah hasil survei oleh PT.SWA Sembada Media Bisnis memperoleh hasil indeks kepuasan peserta terhadap pelayanan BPJS kesehatan tergolong tinggi yaitu 78,9% ,hasil tersebut membuktikan 78,9% responden menyatakan cukup puas terhadap kehadiran BPJS Kesehatan saat ini.

survei yang dilakukan secara acak di 13 divisi regional serta 26 kantor cabang bpjs kesehatan yang tersebar diseluruh indonesia dilakukan secara langsung mewawancarai kepada 20.000 lebih peserta BPJS ksehatan serta melibatkan 1.759 fasilitas kesehatan. Hasilnya tercatat kepuasan peserta PBI sebesar 79,7 sementara peserta Non-PBI dan 78,1 .

berkaca dari hasil survei tersebut BPJS kesehatan bukan lantas santai namun harus lebih banyak berbenah agar peserta semakin nyaman karena urusan kesehatan berhubungan langsung dengan nyawa manusia untuk itu sebisa mungkin angka ketidakpuasan harus ditekan seminimal mungkin.


Artikel Terkait (Pansel BPJS)

Karena pada kenyataanya banyak dijumpai peserta yang belum mengerti hak mereka sebagai peserta BPJS Kesehatan sehingga ketika diminta mengeluarkan biaya lebih untuk membeli obat pada apotek yang belum bekerja sama mereka tetap berterima kasih dengan BPJS karena tidak menyadari jika ada hak mereka yang belum terpenuhi yaitu mendapatkan obat gratis.

ads

Baca: Defisit anggaran BPJS Kesehatan Perlu perbaikan

belum lagi rencana kenaikan iuran sebagai antisipasi defisit yang mana peserta mandiri mengalami kenaikan lebih besar dibandingkan dengan peserta penerima bantuan.

Hellow… apapun alasannya negara wajib menjamin kesehatan warganya harusnya yang iuran PBI yang dinaikkan lebih tinggi bukan peserta mandiri. kasihan kan sudah bayar sendiri dinaikkan lebih tinggi lagi.


Begitu juga soal peserta yang hobbynya merusak kesehatan seperti merokok,miras suka makanan instan berpengawet mereka ini berpotensi terkena penyakit kronis , seharusnya iuran mereka dinaikkan lebih tinggi mengapa?! kasihan mereka yang rajin menjaga kesehatan harus membayar iuran untuk di habiskan mereka yang tidak mau menjaga kesehatan.

dilema inilah yang harus juga dipikirkan, masyarakat yang sehat akan tetap enggan mendaftar sebagai peserta BPJS kesehatan apabila para perusak kesehatan tetap dikenakan iuran yang sama.

Jika yang sehat sudah secara sukarela menjadi peserta BPJS kesehatan kita yakin kepesertaan akan meningkat secara cepat , dan jika antara peserta yang sehat lebih banyak daripada yang sakit maka defisit anggaran bisa teratasi tanpa harus menaikkan iuran setiap tahunnya.

Semoga hal ini bisa dipertimbangkan oleh BPJS Kesehatan. salam sehat.

 

 

One thought on “Rapor 78 BPJS Kesehatan Jangan Lupa Daratan

  1. Lokadjaja

    Mana yang diwajibkan oleh pemerintah terhadap karyawannya dari perusahaan. Apakah mengikut sertakan BPJS tenaga kerja atau BPJS Kesehatan? Terima kasih

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *