Cara mendapatkan uang 600 ribu dari pemerintah terupdate 2020

Diposting pada
cara mendapatkan bantuan dari pemerintah
bantuan pemerintah
cara daftar blt online 2020
syarat penerima blt
cara cek bantuan blt
jenis bantuan pemerintah
bantuan covid
cara mendapatkan uang 600 ribu dari pemerintah
populer pencarian

Bantuan covid pemerintah 600 ribu sepertinya menjadi angin segar bagi sejumlah masyarakat utamanya mereka yang terdampak covid-19.
setelah sebelumnya pemerintah mengucurkan bantuan melalui kartu prakerja bagi mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pademi , kini pemerintah mewacanakan akan memberikan bantuan tunai sebesar 600.000 bagi karyawan/pekerja yang bergaji di bawah 5juta.
Tak tanggung – tanggung bantuan tersebut di berikan selama 4 bulan berturut – turut sehingga total yang di dapatkan 2.400.000 lumayan khan !

Syarat – syarat menerima bantuan BLT pemerintah 600rb
bukan tak mungkin jumlah pekerja yang ingin mendapatkan bantuan jauh lebih banyak daripada dana yang di anggarkan pemerintah yakni 33,1 trilliun.
jadi tidak usah berharap banyak deh, jika ada dapat itu berarti sudah menjadi rejeki anda.
Agar tidak rugi sudah usaha namun hasilnya tidak ada sebaiknya anda perhatikan kriteria penerima bantuan berikut:

  • Masih Berstatus Karyawan / Pekerja dengan besaran gaji tidak lebih dari 5 juta rupiah.
    karena ini giliran untuk pekerja , maka bila anda pengangguran , kena PHK atau karyawan dengan gaji lebih dari 5 juta sebaiknya urungkan niat anda.
  • Sudah di daftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan aktif membayar iuran.
    disini sangat jelas , meskipun anda sudah karyawan dengan gaji di bawah 5juta dan didaftarkan sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan namun iurannya nunggak, maka dianggap tidak memenuhi kriteria.
  • Bukan PNS/TNI/POLRI ataupun pegawai BUMN
    bantuan ini hanya bagi mereka yang bekerja di luar PNS/BUMN

“Subsidi untuk membantu para kerja yang masih bekerja hari ini, yang gajinya sudah dipotong 50 persen, sudah ada yang dirumahkan, tapi belum dilepas (PHK) ya, tapi sudah dirumahkan, yang jumlahnya 13,8 juta, gajinya dibawah Rp 5 juta,” ungkap Erick, dikutip dari akun YouTube Mata Najwa.

apabila sobat BPJS Online merasa memenuhi kriteria tersebut silahkan memberikan nomor rekening atas nama sendiri sesuai dengan nama yang terdaftar di kartu BPJS Ketenagakerjaan / BPJamsostek secara kolektif melalui HRD tempat anda bekerja yang biasa menangani BPJS Ketenagakerjaan karyawan.

Bantuan akan cair pertama kali di bulan september dengan besaran 1.200.000 di bagi menjadi 2x pencairan.

“Bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” kata Erick dalam keterangan tertulisnya.


Artikel Terkait (Ada BPJS Kesehatan Penderita Hemofilia Masih Khawatir)

WASPADA INFO HOAX BERIKUT!

Syarat mendapatkan bantuan langsung tunai atau BLT Rp 600.000 bagi karyawan swasta dengan mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan ini ramai beredar di grup percakapan dan media sosial. Menurut kabar yang beredar, peserta harus datang ke kantor cabang BP Jamsostek dengan membawa fotokopi buku tabungan dan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

info tersebut tidak benar, sebab pengumpulan no rekening dilakukan melalui HRD perusahaan masing-masing pekerja

“Kantor Cabang sekarang lagi mengumpulkan data nomor rekening peserta tersebut via HRD. Iya (tak perlu datang ke kantor cabang), dorong HRD-nya untuk report nomor rekening,” ungkap Utoh dikutip dari halaman kompas.com

blt 600rb
blt 600rb

MA Tolak Gugatan Pembatalan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
kabar tidak sedap datang dari rekan kita yang tergabung dalam Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI ) dimana permohonan gugatan terhadap kenaikan tarif BPJS Kesehatan di tolak MA,
akibatnya peluang untuk membatalkan kenaikan iuaran BPJS Kesehatan semakin tertutup.
tentu saja rakyat yang makin di bebani ditengah pademi seperti ini.
“Kami harus menyatakan putusan MA tidak memperhatikan situasi rakyat yang sedang tercekik hidupnya. Akan semakin berat menjalani situasi dalam pandemi Covid-19 ini,” ucap petrus sekretaris jendral KPDCI
simak berita selengkapnya di SINI

Tinggalkan Balasan