BPJS Kesehatan baru saja merilis perubahan peraturan baru melalui Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan.sehingga akhir tahun seluruh lini cabang BPJS Kesehatan mulai mensosialisasikan perubahan kebijakan tersebut

Kabar menggembirakan terdengar dari BPJS Kesehatan hal ini lantaran pemerintah telah mengucurkan suntikan dana sebesar 5,2 triliun. Pada tahapan Kali ini pemerintah mengeluarkan dana nilainya lebih besar daripada talangan sebelumnya

ARSII (Asosiasi Rumah sakit Swasta Indonesia ) menyatakan jika saat ini sudah mulai kesulitan untuk menyediakan kebutuhan obat utamanya bagi peserta JKN-KIS hal ini karena selain pembayarannya yang terlalu kecil

Setelah melakukan uji coba sejak bulan agustus lalu BPJS Kesehatan akan menghentikan sistem rujukan online guna dilakukan evaluasi serta pencarian solusi terhadap dampak – dampak baru yang timbul atas penerapan