COB BPJS dan Asuransi Swasta Akan di Stop?

By | 9 September 2015

COB BPJS dan Asuransi swasta di stop

COB BPJS dan Asuransi kesehatan swasta belum adanya titik terang sehingga memungkinkan hal ini tidak bisa dilanjutkan.

COB BPJS dan Asuransi Swasta Menemui Jalan Buntu

COB BPJS dan Asuransi lain ini menjadi agenda OJK (otoritas Jasa Keuangan) sebagai perantara masih berjanji akan berusaha mempertemukan masing-masing pihak agar dapat menentukan arah kesepakantan akan COB BPJS dan Asuransi swasta.

Beberapa opsi telah dipersiapkan terkait masadepan koordinasi manfaat tersebut menurut kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani bisa saja skema COB terus berlanjut , atau bahkan berhenti di tengah jalan.

jika ingin tetap dilanjutkan tentu saja kedua pihak harus mengubah skema yang mereka gunakan saat ini, karena menemui kebuntuan.

ads

untuk itu diperlukan komunikasi secara intens dari kedua pihak untuk mencapai kesepakatan.

“Jadi BPJS beri program manfaat dasar, asuransi ambil yang level atasnya,” katanya, Selasa (8/9). seperti yang termuat di halaman kontan.co.id


Artikel Terkait (Di relokasi jadi belanja negara BPJS Kesehatan Harus high performance)

melihat perkembangan yang ada kemungkinan tidak diteruskanya skema COB semakin nyata. pihak asuransi swasta sendiri sudah siap dengan segala kemungkinan itu.


ditemui terpisah Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor menyampaikan jika skema COB gagal industri asuransi akan menggarap segmen menengah ke atas karena pasar segmen ini masih sangat terbuka luas.

bahkan strategi ini sudah lama dijalankan pelaku asuransi swasta. “Akan lebih fokus ke sana ketimbang terus meratapi segmen yang terkikis oleh BPJS Kesehatan,” katanya, Selasa (8/9).

di akui asuransi swasta mengalami penurunan meski tidak signifikan hal ini dikarenakan belum adanya kejelasan manfaat COB BPJS dan asuransi komersil.

Baca Juga: Punya bpjs apakah perlu asuransi pendamping lain II

Sementara terkait fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dari BPJS Kesehatan sendiri, Julian mengakui hal itu masih menjadi masalah tersendiri. Dari jumlahnya saja, ia menilai belum cukup ideal untuk memenuhi kebutuhan.

menurut redaksi BPJS online banyaknya keluhan dari beberapa masyarakat akan belum baiknya layanan dari BPJS  menjadi peluang bagi asuransi swasta untuk masuk.

terutama masyarakat segmen menengah ke atas banyak yang masih enggan memanfaatkan layanan BPJS kesehatan

2 thoughts on “COB BPJS dan Asuransi Swasta Akan di Stop?

  1. Ernest Winokan

    Selamat malam Bapak/Ibu
    Saya mau tanya, isteri saya periksa kandungan ke dokter peraktek sepesialis kandungan, setelah diperiksa saran dari dokter tsb isteri saya harus dioperasi.
    Pertanyaan saya ;
    1. Apakah saya harus ke puskesmas dengan membawa surat dari dokter sepesialis kandungan.
    2. Atau isteri saya periksa lagi di puskesmas.
    Mohon saran dan petunjuk
    Terima kasih.

    Salam

    Reply
  2. Nyiayu Devi

    Suami saya terindikasi sakit batu empedu. Kndisinya saat itu sangat kesakitan. Kami bawa ke IGD, kemudian sakitnya reda. dr.mngatakan suami kena gejala maag, dan diberikan obat maag. Selang beberapa hari sakitnya kambuh lg. Kmi coba datangi spesialis pnyakit dalam tanpa pakai askes. Brdasarkan hasil usg, ada masalah di bagian empedu. Hnya saja kurang jelas. Kmi mencoba memastikan dgn periksa ke lab.rs. masih tanpa askes. Hasilnya jg sama. Sehingga pihak lab.menyarankan tuk ct scan. Krn trkendala biaya, kmi baru menggunakan askes. Hnya saja CT Scan cm ada di RSUD. Prosedur yg hrs diikuti dari faskes 1 tdk bs mrujuk k rs.tipe A. Gmn cara kami tuk dapatkan fasilitas tsb? Sedangkan suami saya sdh banyak mengkonsumsi obat resep dari dokter. Apakah justru menimbulkan efek samping, jika penyakit belum benar2 terdeteksi? Trima kasih

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *