Di relokasi jadi belanja negara BPJS Kesehatan Harus high performance

By | 27 Juli 2017

Ilustrasi Menkeu srimulyani

Ilustrasi Menkeu srimulyani

Mentri keuangan Sri Mulyani melalui Kementrian Keuangan merelokasi PMN ( Penyertaan modal negara ) sebesar 3,6 trilliun untuk BPJS Kesehatan menjadi belanja negara.

ads

Hal tersebut di lakukannnya atas dasar rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Yang mana anggaran untuk BPJS Kesehatan tersebut selanjutnya tidak di anggap sebagai investasi melainkan dimasukkan sebagai belanja negara.

“Konsekuensinya karena kita tidak memasukkan dia sebagai investasi ya dia menjadi sesuatu yang current spending, maka kita akan liat berdasarkan performance-nya nanti,” kata Sri Mulyani, ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017 seperti yang kami lansir dari halaman metrotvnews.com


Namun beliau tetap menambahkan akan terus memonitor kinerja serta program – program yang di kerjakan BPJS Kesehatan.


Artikel Terkait (iuran bpjs naik 2x lipat)

Apalagi menurutnya dengan jumlah peserta kian bertambah di tahun – tahun berikutnya.

“Tarifnya terdiri dari tiga kelas yang masing-masing memiliki konsekuensi terhadap ongkosnya BPJS yang berbeda-beda. Untuk saat ini yang kita lakukan dengan mengubah posnya Rp3,6 triliun dari yang disebut below the line investasi menjadi pengeluaran adalah sesuai dengan rekomendasi BPK,” jelas dia.

Sementara itu juga ibu menteri yang berkacamata ini juga meminta kepada jajaran pimpinan BPJS Kesehatan untuk melakukan upaya tata kelola yang baik hal tersebut agar anggaran yang di kucurkan pemerintah bisa di manfaatkan dengan baik sehingga tidak defisit.


“Kalau mengenai jumlah dan kebutuhan nanti kita lihat berdasarkan auditnya, kinerjanya, jumlah pesertanya, biayanya, dan policy lain itu akan kita lihat di dalam APBN selanjutnya,” pungkas Sri Mulyani.

Yang di Cari:

  • sri mulyani bpjs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *