Dokter RSUD Malang Mogok

By | 11 Mei 2016

ads


Dokter rsud MOGOK

Dokter rsud MOGOK

Sempat dikabarkan mogok pada selasa kemarin , hari ini sejumlah dokter spesialis yang melakukan aksi mogok tersebut kembali melaksanakan tugas rutinitasnya.

kejadian tersebut lantaran di picu belum terbitnya peraturan walikota tentang jasa pelayanan.

”Karena dananya dari pemerintah, maka kita belum bisa menurunkan jika belum ada payung hukumnya,” ungkap direktur utama RSUD Kota malang dr. Rohana seperi yang kami kutip dari halaman radarmalang.co.id.

iapun tidak mau di buat pusing oleh sejumlah dokter di bawah kepemimpinannya tersebut, karena hal ini dianggapnya sebagai persoalan sepele dan dikatakannya juga sebenarnya peraturan dari walikota tersebut sudah di proses dan hampir selesai , sehingga pihaknya tinggal melakukan folloup kembali agar peraturan tersebut segera terselesaikan.

lambatnya proses pengesahan tersebut diduga akibat adanya perubahan mekanisme yang terjadi di dinas pemerintahan kota malang baik dari proses perancangan hingga pengesahan.

terkait soal besaran upah yang menjadi hak para dokter spesial ia menyebutkan 30 % sampai dengan 50 % untuk penangan pasien BPJS sesuai yang di amanahkan, sementara penanganan pasien non BPJS menyesuaikan Perda No.3 Tahun 2015.

ads


Artikel Terkait (Pengumuman Hasil Seleksi Rekrutmen BPJS Kesehatan)

namun ketika coba di konfirmasi kepada dokter yang melakukan mogok , tak satupun dari mereka yang mau memberikan keterangan , mereka bungkam seolah aksinya tersebut tidak ingin diketahui pihak media.

perlu diketahui RSUD kota malang di bawah komando dr.Rohana saat ini memiliki tenaga medis 12 dokter umum , dan 9 dokter spesialis.

dari kesembilan dokter spesialis tersebut mereka melakukan aksi mogok dimana tindakan tersebut sangatlah di sayangkan, sebagai pelayan publik seharusnya masalah tersebut bisa di bahas secara internal sehingga tidak sampai terjadi aksi tersebut.

Rohana berharap adanya Dokter RSUD Malang mogok tersebut sebagai aksi pertama dan untuk terakhir kalinya, jangan sampai hal tersebut terulang lagi sehingga pasien tidak dirugikan.

menyikapi hal tersebut dr.Rohana memastikan kesembilan dokter spesialis yang di anggap telah melanggar kode etik dunia kesehatan telah di berikan sanksi dari organisasi profesi.

dari pemerintah kota malang sendiri sudah merespon kejadian ini, melalui Sekretaris Daerah Kota Malang Cipto Wiyono menyampaikan Dokter RSUD Malang mogok dilakukan oleh 9 dokter spesialis yang 8 diantaranya berstatus PNS.

Cipto sendiri menganggap jika terdapat sebuah ganjalan yang terjadi pada RSUD malang yang baru saja diresmikan. sehingga perlu dijadikan pelajaran serta evaluasi agar hal senada tidak terulang. dan bagi dokter yang sudah PNS mereka akan mendapatkan punishment berupa teguran.

”Silahkan menuntut hak tapi kewajiban jangan dikesampingkan, karena profesi dokter itu berkaitan dengan nurani kemanusiaan dan didasarkan pada kode etik,” tambah Cipto.

Selain membahas persoalan tersebut baru diketahui juga ternyata jumlah Dokter di RSUD Kota malang sangatlah minim, selain itu belum adanya prasarana yang memadai masih menjadi kendala utama bagi RSUD pimpinan Rohana ini.

bahkan sempat ada kejadian keluarga pasien minta pindah ke RSSA lantaran masih minimnya tenaga spesialis di RS ini.

”Sampai sekarang juga kita masih belum memiliki spesialis syaraf, karena itu pasien tersebut memang harus dipindahkan ke rumah sakit lain supaya bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

 Apapun alasannya BPJS Online sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh para dokter tersebut karena tentu sangat merugikan bagi pasien. bagaimana nasibnya jika pada saat yang bersamaan pasien yang sedang dirawat membutuhkan pelayanan dari spesialis, sedangkan mereka sedang mogok jika kondisinya pasien darurat tentu akan berakibat fatal. hanya gara – gara aksi menuntut tunjangan mereka lalu sebuah nyawa menjadi korban.

agar aksi tersebut tidak meluas ke daerah lain sebaiknya sanksi yang diberikan harus lebih tegas, dokter yang sudah kompak hendaknya tidak dikumpulkan pada satu organisasi , hal ini untuk menghindari tindakan terulang dari para dokter spesialis tersebut.

 

Kabar lainnya: BPJS Kesehatan » Dokter Demo Tuntut RS & Klinik Transparan

 

Ads

4 thoughts on “Dokter RSUD Malang Mogok

  1. Niki Heranda

    Jika hanya ada Fotocopy KKnya saja, apakah bisa cair? Krna KK yg asli hilang

    Reply
  2. Roy

    Apakah utk pencairan jht 100% harus sudah menjadi anggota slm 5 tahun?
    Karena sy ingin mencairkan jht namun keanggotaan belum 5 tahun

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *