Gara – gara ini BPJS Kesehatan Defisit Terus

By | 20 Desember 2016

pangkas defisit melalui germas

pangkas defisit melalui germas

Defisit anggaran sepertinya masih menjadi momok bagi BPJS Kesehatan yang akan terus menghantui hingga usianya yang telahmemasuki tahun ke 4 beroperasi , meski berbagai upaya untuk mengatasinya tekah di lakukan tetap belum bisa memangkas akar masalah defisit anggaran.

faktor kurangnya kesadaran masyarakat masih menjadi point utama sebagai penyebab BPJS Kesehatan masih defisit. namun ada yang tak kalah penting lagi sebagai faktor penyumbang masalah defisit anggaran ini.

ads

Daftar Penyakit Tidak menular

  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Osteoporosis
  • Depresi
  • Keracunan makanan/minuman
  • Sariawan
  • Rematik
  • Stroke
  • Kanker
  • Maag
  • Asam Lambung
  • Tukak Lambung
  • Glukoma
  • Gagal Ginjal
  • Alzheimer
  • Varises
  • Keloid
  • Usus buntu
  • Varikokel
  • Amandel
  • Ambien
  • Asam Urat
  • Kolesterol
  • Migrain
  • vertigo

Penyakit – penyakit tersebut di atas sebagai pengguna terbanyak dana BPJS Kesehatan yang mana seperti kita ketahui penyakit – penyakit tersebut sebenarnya bisa di hindari , bisa kita cegah dengan melakukan pola hidup dan makan yang sehat.

bahkan menurut Kasubid Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Irawati M.kes mengatakan bahwa semakin besar lingkar perut maka semakin besar kematian menurutnya ketika di temui awak media disela – sela kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di gedung Tapisberseri, Pemkot Bandar Lampung, SEnin (19/12/2016) seperti yang BPJS Online kutip dari halaman tribunnews.com.


Artikel Terkait (Honorer juga berhak BPJS)

dikatakannya juga bahwa idealnya ukuran lingkar perut yang sehat ialah perempuan 80 sedangkan laki -laki 90 Cm jika sudah melewati batas ideal umumnya rentan terkena salah satu daftar penyakit tidak menular di atas.

“Kalau semakin besar lingkaran perut bearti semakin obesitas (Kelebihan berat badan). Kalau dia semakin obesitas faktor terkena peyakit tidak menular semakin besar,” imbuhnya.

Obesitas merupakan awal dari penyakit – penyakit lain , biasanya orang kegemukan akan merembet ke melemahnya sistem kekebalan tubuh orang yang menderita obesitas cenderung menerapkan pola hidup tidak sehat yakni mengabaikan melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari, makan 5 porsi buah dan sayur, dan sering melakukan cek kesehatan.

“Dia obesitas mengapa? Pasti pola hidupnnya tidak sehat, kurang aktifitas fisik, pola makan yang salah, ini berisiko besar terkena peyait tidak menular seperti diabetes, kolesterol,” ungkapnya lagi.

Tingginya angka penduduk yang belum memiliki kesadaran menjalankan pola hidup sehat akan terus menjadi faktor banyaknya anggaran yang di pergunakan untuk jenis penyakit tidak menular ini.

tentu secara tidak langsung masyarakat dan pemerintah yang menanggung beban tersebut.

“Ini juga menjadi beban pemrintah, biaya BPJS itu sebagin besar terserap oleh peyakit tidak menular sehingga BPJS Kesehatan mengalami deficit, ini tentu harus ada trobosan dengan cara mengerakan kemabli budaya dulu yang baik namun kini sudah bergeser kearah gaya hidup yang tidak sehat,” ujarnya.

Pola hidup sehat merupakan solusi termurah yang bisa dilakukan siapa saja dan dimana saja sehingga GERMAS ( Gerakan masyarakat sehat ) ingin menjadi pelopor untuk mensosialisasikan agar warga memiliki budaya hidup sehat.

seperti yang kita ketahui GERMAS merupakan gerakan nasional yang di gagas oleh presiden yang bertujuan untuk: Menurunkan beban penyakit; Menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk; dan Menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan melalui upaya – upaya preventif dan promotif.

mari kita dukung dengan menjalankan pola hidup sehat dalam keseharaian kita , meski di biayai sakit tetaplah sakit lebih enak kita sehat bisa menjalani aktifitas dengan bahagia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *