Gugatan di Tolak MK , Pemkab GOWA Kembali gabung BPJS Kesehatan

By | 8 Agustus 2017

Bupati gowa sidak rs

Bupati gowa sidak RS

Sempat mengajukan gugatan atas BPJS Kesehatan seperti yang pernah kita muat dalam artikel sebelumnya disini

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan kembali mengikutkan warganya ke BPJS Kesehatan setelah gugatannya di tolak MK

ditemua sejumlah pejabat tinggi BPJS Kesehatan Makasar yakni Deputi Direksi Wilayah Sulselbar, Sultra dan Maluku dr. I Made Puja Yasa, AAK bersama jajaran BPJS lainnya.

ads

“Saya tentu sudah melakukan perjuangan. Namun sepertinya MK tidak setuju dengan hal itu. Intinya kami Pemkab Gowa siap melakukan integrasi kembali kepada BPJS kesehatan. Kembali mendapatkan sharing dengan Pemprov,” ungkap Adna seperti yang BPJS Online kutip dari laman tribunnews

Suami dari artis priska paramitha ini juga menambahkan kembalinya kerjasama antara pemkab GOWA dengan BPJS Kesehatan akan di mulai pada awal januari 2018 nanti , hal ini lantaran belum adanya anggaran untuk di tahun 2017.


Artikel Terkait (Juklak BPJS Kesehatan COB Asuransi Swasta)

“Kembalinya kita ke BPJS tentu harus diberitahukan kepada 119 ribu warga ini. Makanya kalau sekarang susah, kita pergunakan saja waktu beberapa bulan ini untuk sosialisasi kepada masyarakat. Olehnya itu kita akan bentuk tim kecil yang terdiri dari unsur pemerintah dan BPJS untuk turun sosialisasi,” imbuh adnan.


ADNAN kembali BPJS

andnan juga berpesan kepada tim yang di bentuk untuk kembali melakukan verifikasi data sebanyak 119 ribu warga yang masuk BPJS integrasi.

“Jangan sampai dari 119 ribu itu ada mi yang tidak miskin, ada mi yang pindah jadi peserta mandiri atau sudah tidak ada. Makanya tim kecil ini fungsinya melakukan validasi data. Karena bisa saja juga jumlah itu bertambah,” ujarnya lagi.

sementara itu Deputi Direksi Wilayah Sulselbar, Sultra dan Maluku BPJS Kesehatan, dr. I Made Puja Yasa, AAK mengaku sangat mengapresiasi sikap Bupati Gowa yang mau kembali bergabung dengan BPJS Kesehatan setelah sebelumnya sempat menolak serta mengajukan gugatan ke MK.

“Saya sangat apresiasi sisi kepemimpinan pak bupati yang mau mementingkan masyarakatnya. Termasuk rencana membentuk tim kecil untuk memverifikasi data 119 ribu itu,” Ungkap I made Puja.

Deputi Direksi Wilayah Sulselbar, Sultra dan Maluku menjelaskan tujuan adanya tim itu untuk menghindari ditemukan data ganda atau warga yang meninggal.

Sampai saat ini jumlah warga Gowa yang sudah masuk BPJS sebanyak 361 ribu dari 747 ribu jiwa atau sekitar 65 persen terdata.

Yang di Cari:

  • bagaimana strategi untuk mengubah sikap masyarakat untuk menggunakan faskes
  • ganti jkn kis ke bpjs mandiri
  • solusi tanggal lahir di kartu bpjs salah balikpapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *