Hati – hati Menandatangani Surat Persetujuan Medik

By | 2 Mei 2016

Seorang dokter tidak bisa serta merta melakukan sebuah tindakan medis tanpa adanya surat persetujuan medik aatau lebih lengkapnya Surat Persetujuan tindakan medis ( Informed Consent ) , pengertian secara umumnya ialah dimana sebelum melakukan tindakan medik terhadap pasien seorang dokter harus terlebih dahulu mengantongi ijin tertulis dari pasien atau keluarga terdekat pasien atas tindakan yang akan dilakukan di dalam memberikan pertolongan atau terapi.

hal ini seperti yang di amanahkan oleh Undang-undang No.23 Tahun 1992 Pasal 53  perihal kesehatan. dimana sebagai pasien memiliki hak untuk memberikan persetujuan atau tidak terhadap tindakan medis yang akan di tempuh. hal ini juga diperkuat di dalam Permenkes Menkes RI No. 575/Menkes/Per/XI/1989 tentang Persetujuan Tindakan Medik (Informed Consent).

surat persetujuan medik

contoh surat persetujuan medik

Baca Juga: Relawan » Disuruh Bayar Obat ?! Jangan Mau !!

informasi yang terkandung dalam surat persetujuan medik

ads

  • Nama dan identitas pasien
  • Nama dan identitas keluarag pasien yang memberikan persetujuan.
  • tanda tanga dokter , saksi serta keluarga yang memberikan persetujuan.

ini penting karena semua tindakan medis harus dapat dipertanggung jawabkan,baik dari segi biaya, prosedur, sampai dengan komplikasi yang dapat terjadi.


Artikel Terkait (Waspadai Calo Jasa Pencairan JHT)

didalam mendapatkan persetujuan tindakan medis dokter berkewajiban memberikan informasi secara detail kepada pasien.

  1. memberikan informasi secara jelas atas tindakan medis yang akan dilakukan, baik diminta maupun tidak diminta.
  2. Dokter harus memberikan info selengkap-lengkapnya kecuali bila dokter menilai bawha informasi tersebut dapat merugikan kepentingan pasien atau pasien menolak diberikan informasi.
  3. Dalam hal-hal sebagaimana dimaksud diatas dokter dengan persetujuan pasien dapat memberikan informasi tersebut kepada keluaga terdekat dengan didampingi oleh seorang perawat/paramedik lain sebagai saksi.
  4. Informasi yang diberikan mencakup keuntungan dan kerugian/akibat dari tindakan medik yang akan dilakukan.
  5. Informasi diberikan secara lisan.
  6. Informasi harus dibeikan secara jujur dan benar kecuali bila dokter menilai bahwa hal itu dapat merugikan kepentingan kesehatan pasien.
  7. Dalam ha-al sebagaimana tersebut diatas bahwa dokter dengan persetuuan pasien dapat memberika infrmasi tersebut kepada keluarga terdekat pasien.
  8. Dalam hal tindakan bedah (Operasi), informasi harus diberikan oleh dokter yang melakukan informasi itu sendiri.
  9. Dalam keadaan tertentu dimana tidak ada dokter sebagaimana dimaksud diatas informasi harus diberikan oleh dokter lain degan pengetahuan atau petunjuk dokter yang bertanggung jawab.
  10. Informasi juga harus diberikan  jika ada kemungkinan perluasan operasi.
  11. Perluasan informasi tidak dapat diduga sebelumnya, dapat dilakukan untuk menyelamatkan jiwa pasien.
  12. Setelah perluasan informasi sebagaimana tersebut diatas dilakukan dokter, harus memberikan informasi kepada pasien atau keluarganya.

 Lantas siapakah yang memiliki hak untuk memberikan persetujuan ?


  • Pasien tersebut dengan syarat Dewasa dan dalam keadaan sadar dan sehat mental. usia 21 tahun atau sudah menikah
  •  Bagi pasien gangguan mental persetujuan oleh orang tua atau wali.
  • sedang pasien di bawah umur 21 dan tidak memiliki kedua orang tua maka yang berhak menyetujui ialah keluaraga terdekat.

Dokter yang melakukan tindakan merupakan penanggung jawab utama atas segala yang akan terjadi juga termasuk instansi rumah sakit / klinik yang bersangkutan.

Tujuan

  1. Tujuan atas diperlukan surat persetujuan medik di setiap tindakan yang akan di lakukan dokter ialah untuk melindungi pasien dari tindakan – tindakan yang mungkin belum perlu dilakukan. ini yang sering terjadi seroarng dokter juga manusia mereka juga perlu memiliki jam terbang tinggi untuk bisa mendiagnosa secara tepat dan akurat. diagnosa yang tidak tepat tentu mengakibatkan pengobatan yang salah.
  2. Memberikan perlindungan hukum kepada dokter apabila terjadi sebuah kegagalan atas tindakan medik yang dilakukan mengakibatkan dampak negatif terhadap pasien. segala tindakan medis pasti ada resiko yang harus diterima jika terjadi kegagalan namun hal tersebut tak lain ialah sebagai upaya dokter dalam menyembuhkan pasien.

jadi saran BPJS Online jadilah pasien cerdas baca dan simak dengan seksama penjelasan dari dokter sebelum menandatangani surat persetujuan medik. pahami keuntungan serta efek negatif dari tindakan tersebut bagi pasien jika perlu berkonsultasilah dengan dokter kepercayaan keluarga anda.

dengan demikian bisa diminimalisir isu dugaan malpraktek seperti yang sering terjadi padahal yang sebenarnya terjadi pasien/keluarga pasien sudah di peringatkan akan dampak yang bisa terjadi atas tindakan medik tersebut.

karena darurat kita sering mengabaikan hal – hal seperti ini , asal tandatangan saja bisa berakibat fatal.

Reff: medrec07.com

 

Yang di Cari:

  • contoh surat persetujuan tindakan medis
  • surat persetujuan
  • contoh surat keterangan operasi dari rumah sakit
  • formulir persetujuan tindakan medis
  • surat persetujuan tindakan
  • surat persetujuan tindakan medis
  • FORM PESETUJUAN TINDAKAN MEDIC
  • contoh informed consent
  • contoh surat keterangan operasi
  • contoh surat persetujuan biaya diluar bpjs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *