Heboh ! Video 21 Detik di Bulukumba

Diposting pada

Ratusan kartu BPJS Kesehatan penerima bantuan pemerintah JKN-KIS di temukan oleh seorang pelajar di kelurahan tanuntung kecamatan herlang.
informasi bermula ketika beredar video viral tentang penemuan kartu JKN-KIS tersebut, dari sejumlah keterangan yang BPJS Online himpun kartu – kartu yang di temukan tersebut kemudian diserahkan kepada salah seorang warga bernama zainal.

sumber: Facebook.com



Tampak dalam video berdurasi pendek tersebut kartu-kartu JKN_KIS di temukan dalam amplop bertuliskan BPJS Kesehatan dan sedang di sobek oleh ibu-ibu yang mengatakan dalam bahasa lokal kira -kira artinya “siapa saja yang punya Kartu ini datang mi di rumah,”.

Hingga artikel ini di muat pihak Dinas Kesehatan Bulukumba masih mengusut siapa pelaku pembuangan kartu – kartu tersebut dan apa motivasinya. namun DR. Wahyuni menduga jika kartu – kartu tersebut merupakan dobel atau sudah tidak aktif.

“Bisa saja karena dari awalkan memang belum terverifikasi dengan baik, sekarang ini peserta Jamkesmas sudah diintegrasikan ke BPJS sehingga bisa saja dobel nama dan beda NIK,” jelasnya Kepala dinas Kesehatan Bulukumba.

Hal senada juga di sampaikan oleh Humas BPJS Kesehatan setempat yang masih enggan berkomentar banyak lantaran masih proses penelusuran

“Kalau mandiri itu biasanya kita gunakan jasa pengiriman untuk diserahkan ke pemiliknya, kalau pemerintah itu biasanya diserahkan pemerintah desa atau dinas sosial atau lembaga lain,” jelasnya.

Kasus di temukan Kartu-kartu BPJS di buang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab seperti ini bukan kali pertama,pada juni 2020 lalu juga terdapat kejadian sama di daerah jepara jawa tengah.
Desa bumiharjo kecamatan keling.
dimana kartu – kartu tersebut tak sengaja di buang oleh aparatur desa yang sedang bersih – bersih sehingga kartu – kartu milik warganya yang merantau ikut terbuang.

Sementara jauh kebelakang tepatnya di 2017 kasus yang sama terjadi di blitar jawatimur, kok bisa ya sobat.


Artikel Terkait (Jangan Remehkan Puskesmas)

Tinggalkan Balasan