Jangan main main tanpa BPJS Ketenagakerjaan di denda 1 M

By | 18 Desember 2016

Bagi pengusaha ataupun pelaku usaha baik itu industri kecil menengah maupun besar sekarang sebaiknya mengikuti aturan yang berlaku yakni mendaftarkan para karyawannya sebagai peserta BPJ Ketenagakerjaan atau akan kena denda 1 M.

“Sanksi pidana ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS. Apabila pekerja disertakan dalam asuransi tenaga kerja, maka pemberi kerja tidak akan menanggung biaya jika karyawanya mengalami kecelakaan,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda, Supriyanto sepertiyang kami lansir dari halaman http://antara.com  hari ini.

supriyanto juga mencontohkan adanya perusahaan kontraktor di surabaya yang mencoba bermain kucing – kucingan dengan tidak mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan ia dikenakan sangsi berupa denda sebesar 400 juta rupiah.

tentu itu bukan sebuah nilai yang sedikit berharap menekan biaya dengan tidak mendaftarkan pekerjanya malah kini harus membayar dendanya.

ads


Artikel Terkait (TAGIHAN & DENDA DIKIRIM)

“Bayangkan, nilai proyek hanya Rp 400 juta, kemudian kontraktor harus mengeluarkan Rp150 juta untuk keluarga korban. Apabila karyawan tersebut didaftarkan di BPJS, maka kontraktor tidak perlu pusing karena ada BPJS Ketenagakerjaan yang akan membayar klaimnya,” tambah Supri.

kejadian tersebut tentunya jangan sampai terulang kembali dengan kesadaran dari pengusaha untuk mendaftarkan tanpa kami paksa paksa.

semua demi kepentingan bersama baik itu untuk pekerja juga pengusaha itu sendiri , dengan mengikutkan pekerja menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan apabila sewaktu – waktu terjadi kecelakaan maka tidak akan membebani pemilik usaha.


jika dahulu pekerja bisa saja sembunyi – sembunyi atau hanya sebagian kecil saja karyawan yang di ikutkan untuk formalitas saja dan sulit terdeteksi namun kini dengan teknologi semakin canggih pekerja yang tidak mendapatkan haknya untuk mendapat perlindungan asuransi bisa melaporkan melalui aplikasi BPJSTK yang bisa di unduh melalui playstore.

hal ini semata – mata untuk mencegah terjadinya kecurangan – kecurangan yang dilakukan oleh para pengusaha dengan melibatkan peran aktif pekerja yang diminta melaporkan langsung melalui aplikasi.

sementara itu dalam acara BPJS Ketenagakerjaan superweekend Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengatakan mengalami peningkatan jumlah peserta.

“Sedangkan pencapaian Kepesertaan bulan November 2016 mencapai 32,441 perusahaan,” jelas edy sahrial, Minggu (18/12/2016).

adanya peningkatan tersebut tentu menjadi angin segar bahwasannya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi BPJS ketenagakerjaan mulai tumbuh secara signifikan.

semoga di ulang tahun yang ke 39 BPJS ketenagakerjaan semakin bagus dan terus meningkatkan pelayanannya.

Yang di Cari:

  • usaha tanpa bpjs ketenagakerjaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *