Jangan Ragu Pakai BPJS

By | 5 Februari 2017

Kiriman dari Bapk Yakari Sinamo

Pengalaman & Pengamatan di RS Pemerintah & Swasta

Layanan kesehatan menggunakan BPJS bukan hanya diberikanoleh RS Pemerintah, tetapi juga beberapa RS swasta, misalnya RS Siloam, RS Hermina, dll.

Memang RS swasta yang mendukung program BPJS masih sangat sedikit, namun demikian hal tsb patut kita apresiasi.

Mudah-mudahan nantinya makin banyak RS swasta yang berpartisipasi.Tidak dapat dipungkiri bahwa BPJS memberikan manfaat yang sangatberarti bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat.

Bayangkan, operasi besar dan pengobatan/treatment jangka panjang bisa gratis asal mengikuti prosedur BPJS.


Artikel Terkait (Cara Mengobati Sakit Kepala)

BagiAnda yang pernah memanfaatkan fasilitascashless ini, tentu paham betul prosedur BPJS yang terasa ribet dan di masing-masing RS mungkintidak seragam.

Prosedur tentu dimaksudkan supaya prosesnya cepat dan rapi. Tapi bagi orang sakit,menunggu giliran/antrian panjang saja sudah menyiksa, apalagi jika persyaratan yang diminta banyak, misal tiap dokumen harus dicopy berapa kali, dst, dsb.

ads

Layanan BPJS di RS Pemerintah (RSP) vs RS Swasta(RSS)

Berikut beberapa catatan dari pengalaman dan pengamatan saya dalam mengguna-kan kartu BPJS di RSUD PasarMinggu, RSKD Duren Sawit, RSCM, RS Siloam TB Simatupang, RS HerminaJatingara.

Tentu kunjungan ke RS tersebut berdasarkan rujukan dari Puskesmas atau RS kelas di bawahnya.


  • Ruang Tunggu pendaftaran di RSP lebih lega dan menyatu dengan ruang untuk pasien non-BPJS meskipun konternya terpisah. Sedangkan di RSS, ruangtunggu sempit dan lokasinya di tempat parkir dengan kondisi yang kalahnyaman dibanding ruang untuk pasien non-BPJS.
  • Proses VerifikasiDokumen danEligibilitas lebih cepat di RSP, mungkin karena punya Pemerintah anyway. Kalau di RSS, petugas dan dokter harus bena-benar memastikan persyaratan/ketentuan dipenuhi sehingga BPJS setuju untuk membayar/menanggung biaya pengobatan nantinya. Apabila dikemudian hari BPJS menolak jaminan tsb maka RSS harus menanggungnya karena pasien tentu keberatan untuk membayar tagihan yang timbul belakangan.
  • Rujukan Internal dari satu dokter spesialis ke spesialis lainnya pada RSP dapat dilakukan langsung pada hari yang sama tanpa mengulang proses registrasi, verifikasi dan eligibilitas. Sedangkan di RSS diterapkan pembatasan pelayanan, sehingga hal tersebut harus dilakukan pada hari lain.Beberapa Jenis Pelayanan dapat dilakukan pada hari yang sama di RSP selama antrian pasien masing-masing layanan tersebut memungkinkan (selama jam operasional yang ditetapkan). Tidak demikianhalnya di RSS, jika kita mendaftar untuk periksa lab/rontgen maka tidak dapat mendaftar untuk kunjungan dokter rawat jalan. Bahkan obat yang diambil juga harus partial (misalnya resep untuk sebulan diambil secara mingguan).
  • Pembatasan Jumlah Pasien Rawat Jalan dan keharusan mendaftar sebelumnya di RSS di satu sisi merepotkan tetapi di sisi lain memberikan kenyaman karena keterbatasan layanan BPJS yang dapat diberikan RSS saatini.Semua kelebihan dan kekurangan tersebut tentu dengan pertimbangan kelangsungan bisnis selain sisi kemanusiaan.

Layanan BPJS makin bagus Perbaikan layanan BPJS terus dilakukan dan dirasakan pasien.

wpid-wp-1484259891144.jpg

Hal ini banyak diungkapkan oleh pasien BPJS di RSP maupun RSS tersebut di atas. “Dulu ngantrinya berdiri di luar gedung. Bayangin kalau hujan. Sekarang sudah enak, banyak tempat duduk dan pakai nomor antrian”. “Sekarang cepet proses verifikasinya, petugasnya banyak dan jam operasionalnya tepat waktu”.Bolehlah kitaberharap layanan BPJS yang makin mantap….gratis lagi. Makanya jangan ragu pakai BPJS. Mari kita dukung BPJS dengan bayar premi tepat waktu.

Yang di Cari:

  • pencairan bpjs di bank mandiri bekasi
  • antri bpjs rs hermina
  • apakah kartu bpjs hasil printer sendiri berlaku untuk pencairan
  • bank mandiri yg bisa cairkan jht dicikarang
  • cara mendaftar online rs siloam dengan BPJS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *