1 Januari Jamkesda tidak berlaku terupdate 2020

Diposting pada
jamkesda
jamkesda

Sebanyak 22.680 Kartu Jamkesda ( jaminan Kesehatan daerah ) akan di alihkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau yang akrap di sebut BPJS Kesehatan.

Secara otomatis jumlah peserta BPJS Kesehatan wilayah gunung kidul akan bertambah menjadi 530.000 jiwa karena mendapat peralihan dari peserta jamkesda.

Hal tersebut ditandai dengan adanya launcing kartu KIS ( kartu Indonesia Sehat ) yang di gadang oleh presiden jokowi oleh bupati Gunung kidul Budi Antono pada jum’at kemarin (18/12/15) yang di adakan di bangsal sewokoprojo wonosari.

Bambang sukemi yang saat ini menjabat sebagai kepala bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengatakan dengan beralihnya program jamkesda ke BPJS Kesehatan maka pihaknya tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk peserta jamkesda lagi.

 â€œUntuk klaim jaminan kesehatan nantinya kita sudah tidak bisa memberikan rekomendasi lagi. Namun nanti sudah langsung ditanggani oleh BPJS Kesehatan,” ungkapnya seperti dilansir BPJS Online dari harian pojoksatu

Masyarakat peserta Jamkesda tetap bisa memperoleh pengobatan gratis melalui BPJS Kesehatan.

Dia juga menambahkan proses peralihan ini juga berdampak adanya beberapa warga miskin yang belum dalam daftar pendataan.


Artikel Terkait (Cek Data BPJS PNS Online untuk E-PUPNS)

“Tapi meski demikian kita akan terus melakukan validasi data agar semua secara bertahap bisa mendapat BPJS Kesehatan,” tambahnya.

Proses migrasi dari jamkesda , jamkesmas atau lainnya mulai bermigrasi ke BPJS Kesehatan hal ini supaya dari beragam fasilitas kesehatan yang diberikan pemerintah daerah bisa dikelola secara terpusat di JKN melalui program BPJS Kesehatan.

BPJS Pusat » Era Baru Jaminan Sosial ketenaga kerjaan

Tinggalkan Balasan