Setujukah Jokowi BPJS Kesehatan Naik ?

By | 17 Maret 2016

jokowi bpjs

jokowi bpjs

Presiden Jokowi hari ini meninjau implementasi BPJS Kesehatan di rumah sakit sumedang guna mengetahui secara langsung proses pelayanan pasien BPJS Kesehatan.

hal ini terkait santernya penolakan masyarakat atas rencana pemerintah menaikkan besaran iuran BPJS Kesehatan yang semula peserta kelas I dikenakan iuran sebesar 59.500/bulan menjadi 80.000 rupiah begitu juga diikuti kelas – kelas di bawahnya (Baca: Iuran BPJS Naik ! ) .

dan dalam kunjungannya itu RI 1 tersebut menyimpulkan jika pelayanan BPJS Kesehatan sudah baik , hanya saja jumlah kamar yang tidak mencukupi sehingga menjadikan proses antrian panjang. dan dalam kesempatan tersebut melalui taem komunikasi presiden Sukardi Rinakit menyampaikan jika bapak Joko widodo akan memanggil Fachmi idris yang saat ini menjabat sebagai direktur utama BPJS Kesehatan perihal rencana kenaikan iuran.

ads

Dalam lawatan ke RSUD Sumedang tersebut pendapat presiden jokowi BPJS Kesehatan pelayananya sudah baik , bahkan hampir 90% pasien yang dirawat merupakan pasien BPJS Kesehatan.

“Menurut saya pelayanan baik. Tapi ruangan kurang. Ini perlu segera ditambah, meskipun rumah sakit ini dalam proses tambah 150 tempat tidur, tetap masih kurang,” kata Presiden.

Jika boleh BPJS Online garis bawahi Pelayanan Baik ini mengindikasikan bila presiden akan menyetujui kenaikan tarif mualai 1 april tersebut karena jika kita mengikuti berita sebelumnya ( BPJS Kesehatan Bangkrut ) dalam akhir berita sudah jelas jika presiden akan merestui kenaikan jika manfaat BPJS Kesehatan benar – benar dirasakan oleh masyarakat.


Artikel Terkait (Ini Kecurangan yang di lakukan Faskes Nakal)

dan lebih jelasnya pihak BPJS Kesehatan telah mempublikasikan perpres perihal kenaikan tersebut agar masyarakat menjadi pro dan kontra secara tidak langsung menjadi iklan gratis yang paling efektif untuk sosialisasi ke masyarakat.

terlepas dari itu presiden juga ingin mengetahui perbedaan respon antara jumlah yang mendukung kenaikan, dan yang tidak suka BPJS Kesehatan dinaikkan. jika ternyata jumlah yang menolak lebih besar terjadi protes disana – sini tentu prsiden masih bisa membatalkan keputusan tersebut sebelum di terapkan 1 april nanti.

Keputusan Presiden Jokowi BPJS Kesehatan Naik Belum Final

kejadian perubahan kebijakan ini bisa saja terjadi seperti kasus sebelumnya Pencairan JHT Minimal 10 tahun oleh menteri ketenagakerjaan muhammad hanif dhakiri , juga Larangan ojek online oleh menteri perhubungan ignasius jonan yang mendapat protes keras dari masyarakat sehingga kebijakan mereka di mentahkan langsung oleh prsiden.

Lantas akankah kebijakan pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan bisa terjadi ? atau tetap setujukah jokowi BPJS Kesehatan naik ! tuliskan pendapatmu melalui kolom komentar namun tetap sopan dan beretika ya…

 

 

5 thoughts on “Setujukah Jokowi BPJS Kesehatan Naik ?

  1. MeoNg

    Jangan naik dulu plis. Baru juga daftr sebulan belum juga dimanfaatkan.

    Reply
  2. Zamso

    Tdk setuju… Sy sebelumnya pengguna bpjs perusahaan.. Akibat phk dr perusahaan sy merubah bpjs kesehatan perusahaan ke mandiri kelas 1… Saat ini anak sy sedang dirawat di rs sari asih ciledug sejak 16 maret 2016 dg diagnosa penyakit tipus disertai bintik2 merah seperti cacar namun hanya dicover oleh dokter anak tdk bs tercover untk dokter kulit pada masalah tersebut bahkan utk bedak gatal saja tidak dicover…kelas yg diterima jg tdk sesuai dg alasan full. Awal masuk dapat kelas 3 hari berikutnya br kls 2 sampai komentar ini sy kirim masih dikelas 2… Saat ini sy jg blm bekerja kembali…. Berikan hak layanan sesuai kelas.. Jangan menaikkan iuran semau sendiri tanpa pelayanan yg memadai.. Obat yg dipakai juga generik semua…tdk bijak menaikkan iuran tanpa dalam kondisi ekonomi yg tdk jls disertai pelayanan dan fasilitas yg sesuai…. Berikan HAK KAMI SESUAI KEWAJIBAN YG TELAH KAMI PENUHI

    Reply
  3. odi

    Berapapun kenaikannya kalau bisa diambil untuk jaminan hari tua setuju saja…siapapun pasti tidak ada masalah..mungkin bpjs juga bisa memanfaatkan iuran yang besar tiap peserta andai iuran itu bisa jadi JHT .

    Reply
  4. Nasrul

    Tidak setuju,
    Perekonomian sudah semakin sulit, kebutuhan sehari-hari semakin mahal ditambah mau ada kenaikan BPJS sudah semakin sulit, semoga saja jangan sampai terjadi ada kenaikan iuran BPJS.

    Reply
  5. eddy

    Tidak setuju karna masih banyak orang yang dalam keadaan terpaksa mau menjadi anggota bpjs kesehatan. Klau memang harus dinaikkan maka kami sekeluarga akan keluar dari bpjs dalam keadaan terpaksa

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *