Juru Parkir Terima Santunan 24 juta

By | 21 April 2016

juru parkir terima santunan

juru parkir terima santunan

Mungkin kita baru mendengar seorang juru parkir bisa mendapatkan santunan kematian sebesar 24 juta , ya namanya ibu salpiana 40 th yang merupakan istri dari alm.juhana yang merupakan anggota satuan parkir di bawah naungan UPT Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Meski telah ditinggalkan oleh suami untuk selama – lamanya ibu tiga anak ini bisa bernafas lega lantaran memperoleh dana santunan sebesar 24 Juta rupiah dari BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini mungkin tidak akan terjadi jika alm.Juhana tidak di daftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan oleh dinas UPT Perparkiran Pemda.Jakarta.

Ungkapan syukur seperti yang terekam dalam halaman postkotanews 20/04/16 “Saya bersyukur karena suami dapat santunan. Dengan uang sebesar ini, bisa untuk biaya sekolah anak bungsu saya yang masih SMP,” ungkap ibu salpiana, setelah ditemui wartawan usai menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan langsung oleh Kepala UPT Parkir DKI Jakarta Tio Dor Sianturi, di kantor UPT Parkir DKI Jakarta, usai apel pagi.

ads

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan » Syarat Pengajuan Jaminan Kematian BPJS

Meski uang sebesar 24 juta tersebut tidak bisa menggantikan dengan kehilangan sang suami tercinta namun setidaknya ibu yang kesehariannya bekerja sebagai asisten rumah tangga ini bisa sedikit bernafas lega karena kebutuhan biaya sekolah anaknya yang sempat membuatnya pusing kini bisa berkurang.


Artikel Terkait (Syarat Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Melaui Online)

Sebanyak 850 juru Parkir telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada juru parkir, sebagai upaya kepedulian dari Pemda DKI, khususnya UPT Parkir kepada juru parkir sebagai pekerja harian lepas.


“Kami berharap dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini, para juru parkir bisa lebih tenang bekerja dan melayani masyarakat. Mudah-mudahan dengan santunan ini, bisa dimanfaatkan keluarga alm. Juhana untuk menunjang kehidupan keluarga selanjutnya, ” kata Tio Dor Kepala UPT Parkir DKI Jakarta.

dari total 2.200 juru parkir yang ada sudah 850 yang telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan secara bertahap akan terus bertambah namun beberapa masih terkendala dengan persyaratan umur.

Sementara itu Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cilincing, Jakut, Ervino mengatakan saat ini untuk BPJS Ketenagakerjaan cab.Cilincing sendiri jumlah kepesertaan formal mencapai 46.000 orang peserta sementara peserta bukan penerima upah sebanyak 3.200 orang. dan Pemda DKI Jakarta juga sangat apresiasi terhadap perlindungan jaminan sosial bagi pekerja harian lepas.

hal tersebut seperti yang tertuang dalam InGub 288/2015 dan PerGub 55/2016 dimana untuk dapat mengurus berbagai izin usaha perusahaan harus mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan itu wajib.jelas Arvino

jkk bpjs ketenagakerjaan

jkk bpjs ketenagakerjaan

Semoga kehadiran program – Program dari BPJS Ketenagakerjaan bisa benar – benar dirasakan manfaatnya bukan cuma dikalangan pekerja penerima upah namun merata hingga juru parkir , tukang becak hingga pedagang kaki lima hal ini  sesuai amanah undang – undang dasar.

 

 

 

Yang di Cari:

  • cara mengecek jkk
  • cek saldo jkk
  • jkk bpjs

2 thoughts on “Juru Parkir Terima Santunan 24 juta

  1. joni Laurens

    Saudara saya sudah menunggak iuran utk satu keluarga hampir dua tahun total tunggakan saya cek Rp4750 jutaan saat ini dia menganggur apakah ada jalan untuk dia dan keluarga untuk menyelesaikan masalah BPJS mereka ,Saya takut jika mereka sakit tentu akan lebih gawat mohon solusi bagi mereka dan solusi harus ke mana minta bantuan

    Joni Laurens

    Reply
    1. admin

      Silahkan mengajukan menjadi peserta PBI bagi warga yang kurang mampu ( Peserta Penerima Bantuan Iuran ) yang mana iurannya di tanggung Pemerintah

      Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *