Keluarga Korban Lion Air Segera Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

By | 9 November 2018

Musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dengan tujuan penerbangan jakarta – pangkalpinang menambah deretan panjang daftar jatuhnya pesawat di dunia aviasi indonesia.

bahkan akibat kejadian tersebut sejumlah orang mengalami traumati untuk bepergian menggunakan moda transportasi udara, tak jarang sebagaian dari mereka memilih menunda perjalanannya untuk beberapa hari kedepan hingga sanggup kembali naik pesawat.

Hal tersebut dikatakan wajar lantaran dalam kurun waktu yang selang satu tahun setelah Air Asia , Maskapai Lion Air mengalami musibah yang sama.

Persaingan bisnis penerbangan jenis Low Cost Carrier di tengarai menjadi faktor penyebab meningkatnya kecelakaan pesawat ,sehingga maskapai di tuding abai terhadap safety lantaran menekan biaya operasionalnya.

ads

Menanggapi anggapan tersebut kementrian perhubungan akan mengkaji ulang tarif batas bawah agar di tentukan lebih hati – hati, secara yang terkena dampak langsung ialah konsumen.

Sementara itu BPJS Ketenagakerjaan akan segera menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat lion air yang jatuh di kerawang.


Artikel Terkait (Demi TKI BPJS Ketenagakerjaan Diminta Buka Perwakilan di Luar Negri)

hal tersebut seperti yang disampaikan direktur utama BPJS Ketenagakerjaan di sela Рsela kegiatannya pendatanganan program desa jaminan sosial ketenagakerjaan di komplek pendopo Pemkab Demak, Kamis (8/11/2018).


“Besarnya yang kami bayarkan yaitu 48 x gaji per bulan. Makanya gaji yang dilaporkan harus sesuai,”ujarnya

namun musibah kecelakaan pesawat lion Air ini juga mengungkap beberapa fakta mencengangkan diantaranya perihal besaran gaji pilot yang terlapor di BPJS Ketenagakerjaan sebesar 3,5 juta saja.

hal ini tentu saja berdampak pada besaran jumlah santunan yang akan di terima keluarga korban yang tidak sebesar jumlah gaji peserta saat masih hidup.

Jika pekerja hanya melaporkan gaji sebagian, maka BPJS akan menanggung sebagian biaya kecelakaan. Sementara sisanya akan ditanggung pemerintah daerah. Sehingga pekerja tidak akan dirugikan,” serunya.

Bahkan dia memberikan contoh, misal seorang pekerja yang bergaji Rp 10 juta perbulan hanya melaporkan Rp 5 juta perbulan, sehingga BPJS akan menanggung Rp 5 juta dikali 48 menjadi Rp 240 juta.

Maka jika dia meninggal akan mendapatkan santunan Rp 240 juta saja. Sementara kekurangannya akan dicover oleh pemerintah daerah, sehingga pekerja tidak dirugikan.

Nah untuk lebih jelas perihal mekanisme pencairan santunan BPJS Ketenagakerjaan bagi keluarga korban pesawat lion Air JT 610 bisa tonton video siaran BPJS Online TV berikut yang kami lansir dari halaman youtube CNNINDONESIA


Yang di Cari:

  • www cara cek bpjs kesehatan com
  • Bpjs belum online antrian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *