[Kemenkeu] Selama ini BPJS Kesehatan laksana Black Box

Diposting pada

Era industri 4.0 memang sangat gencar di aplikasikan di lingkup pemerintahan kabinet Jokowi,

sehingga tak ayal banyak perusahaan baik swasta maupun pemerintah berusaha mengumpulkan data pesertanya dengan sebanya mungkin untuk di gunakan sebagai bahan penelitian hingga pengambilan keputusan.


Artikel Terkait (pengabaian pasien UGD RS>Imanuel)

di tangan seorang ahli analize big data, memiliki sebuah data base bagaikan menyimpan sebuah harta karun. hal ini lah mengapa BPJS Kesehatan yang sudah mengoleksi data peserta sejak tahun 2015-2016 mulai memanfaatkan data sample guna penelitian hingga penentuan kebijakan.

Menurut sri mulyani data menjadi sangatlah memiliki peran penting dengan data kita dapat mengetahui pilihan – pilihan costumer dan pola perilaku costumer.


“Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam waktu kurang dari lima tahun mengalami kenaikan jumlah peserta, fasilitas dan rumah sakit. Ini membutuhkan sebuah network. Ada sistem yang mulai dibangun untuk mendeteksi,” kata Sri Mulyani saat hadir dalam acara Peluncuran Data Sampel BPJS Kesehatan di kantor pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, kemarin.

Dengan kehadiran data sample ini data lebih transparan dan merupakan bagian dari perbaikan sistem BPJS yang sudah ada meskipun di akuinya BPJS Kesehatan harus terus berbenah.


“Selama ini masyarakat buta atau BPJS dianggap black box,” ujar Sri Mulyani seperti yang BPJS Online kutip dari halaman cnbcindonesia.com

Tahun 2015-2016, lanjut Sri Mulyani, pemerintah melakukan injeksi melalui penyertaan modal (below the line). Namun, pada 2017-2018, pemerintah mulai membayar kekurangan BPJS Kesehatan menggunakan mekanisme belanja (above the line). 

dan yang berlaku saat ini tarif BPJS Kesehatan di patok berdasarkan pendapatan bukan berdasarkan resiko seperti yang di terapkan oleh perusahaan asuransi swasta sehingga hal ini menyebabkan tagihan klaim menumpuk.


Saya berharap akan banyak muncul penelitian. Soal tarif dan layanan BPJS Kesehatan yang baik. Inisiatif ini pertanggung jawaban kepada publik. Namun, dengan sistem yang makin digital kita mesti hati-hati dan memastikan data terlindungi,” ungkapnya.

Simak Pidato Selengkapnya dalam video beberapa part berikut





Yang di Cari:

  • daftar antrian online bpjs surabaya
  • BPJS ONLINE antrian 2019

Tinggalkan Balasan