Mahalnya Pendidikan Kedokteran

By | 13 Mei 2016

pendidikan kedokteran

pendidikan kedokteran

Biaya Pendidikan Kedokteran di Indonesia Saat ini semakin mahal, Hal ini di sampaikan oleh Ketua Pengurus Harian Yayasan YLKI Tulus Abadi dikhawatirkan akan berdampak terhadap kualitas kesehatan masyarakat umum di indonesia.

“Biaya pendidikan kedokteran di swasta saat ini kan 300-400 jutaan rupiah.” ungkap tulus ketika di jumpai rekan – rekan wartawan dalam diskusi yang bertajuk “Darurat (Pendidikan) Profesi kedokteran” yang bertempat di gedung kementerian perdagangan , Jakarta pusat ,rabu (11/05/16) seperti yang kami lansir dari laman tempo.co

hal ini secara langsung akan berdampak dimana calon mahasiswa yang memiliki uang saja yang mampu menempuh pendidikan kedokteran. ini tentu akan memicu para lulusan kedokteran bekerja hanya untuk “melunasi” biaya pendidikan yang sudah mereka habiskan ketika sekolah.

“Biaya Jasa dokter dan pelayanan kesehatan akan semakin mahal karena tingginya biaya pendidikan kedokteran di indonesia,” tuturnya.

tulus pun berharap pendidikan kedokteran tidak dikomersilkan. ia meminta pemerintah mengembalikan “arwah” dokter sebagai agen humanisme altruistik. “Bukan dokter sebagai agen ekonomi, komersialisasi profesi dokter , ataupun komersialisasi pelayanan kesehatan,” ucapnya lagi.

tulus juga meminta para dokter tidak menjadi agen perusahaan farmasi, yang memperdagangkan obat -obatan. Obat – obatan ini , menurut dia, menjadi persoalan tersendiri. Bahkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) belum mampu mengatasi dilema ini. “Pasien sering Masih harus membayar obat – obatan yang tidak di tanggung BPJS”. tutupnya.

ads


Artikel Terkait (PT Pos Indonesia Join dengan BPJS)

*)Redaksi BPJS Online

polemik mahalnya pendidikan kedokteran menurut pandangan BPJS Online lantaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerapkan sistem uang kuliah tunggal (UKT) sebagai dasar untuk menentukan besaran tarif besaran SPP bulanan.

UKT terendah saja sudah berkisar 500 ribu per semester , salah satu kampus negri yang menerpakan SPP tertinggi ialah UNHAS Makasar dimana biaya spp persemester untuk program studi kedokteran sebesar 47,5 juta/semester.(jpnn.com 03/06/2014)


namun beberapa orang berpedapat lain mengenai pemicu mahalnya biaya pendidikan kedokteran di indonesai berikut definisinya;

1. Biaya Operasional pendidikannya Tinggi

hampir semua mata kuliah di jurusan kedokteran disertai dengan praktek , dimana praktek – praktek kedokteran di lakukan di laboratorium dengan peralatan medis lengkap. seperti yang kita tahu peralatan medis seperti mikroskop , alat pendeteksi denyut jantung bukanlah barang yang murah belum lagi bahan praktik yang diperlukan. dan semua peralatan ini harus disediakan oleh pihak kampus.

2.Biaya Dosen yang selangit

Dosen di jurusan ini rata – rata sudah memiliki pekerjaan profesiaonal yang bergaji tinggi, bahkan mereka hanya menjadikan kegiatan mengajar sebagai pekerjaan sampingan. pihak universitas harus mengeluarkan biaya mahal untuk bisa mengundang mereka sehingga mau membagikan ilmunya tentu dengan iming – iming yang lumayan. jika tidak mereka enggan untuk mengajar karena penghasilan mereka saja sudah melimpah untuk apa harus capek – capek menjadi dosen yang cuma di bayar tak seberapa.

3. Yang pengen jadi dokter berjibun

Faktor ketiga ini juga tak kalah penting menjadi bagian kenapa biaya pendidikan dokter mahal. karena banyak yang ingin menjadi dokter. tanya saja susan kalo sudah gede mau jadi apa ? jadi dokter. coba yang mau jadi dokter sedikit pasti biayanya murah.

Namun masih ada secercah harapan bagi kita , karena masih ada universiats yang berani menggratiskan biaya sekolah kedokteran. ya mulai 2016 Unpad menjadi pelopor menggratiskan biaya pendidikan kedokteran. meski tidak 100% gratis karena ada syarat khusus yakni lulusan harus bersedia di tempatkan selama bertahun – tahun di daerah jawa barat.

semoga menginpirasi.

Baca Juga: ( BPJS Kesehatan » Dokter Demo Tuntut RS & Klinik Transparan )

Yang di Cari:

  • korelasi biaya pendidikan dokter dg biaya kesehatan

3 thoughts on “Mahalnya Pendidikan Kedokteran

  1. hadi

    Permisi admin
    Saya mau tanya setiap karyawan swasta apakah harus di wajibkan memiliki kartu bpjs ketenagakerjaan pensiun dan jht
    Mohon infonya

    Reply
    1. admin

      Pak hadi untuk BPJS Ketenagakerjaan memang wajib sesuai perpres UU Nomor 40/2004 ,untuk JHT,JKM ,JP tergantung golongan usaha besar ,Menengah ,kecil atau mikro.

      Reply
  2. Maulani

    Kadang2 saya kesel sendiri, padahal itu uang kita sendiri tapi mau mencairkan nya kok di buat sulit, 2 kali saya ke kantor BPJS yg 1 cuma menerima klaim online, yg 1 nya harus daftar dulu jam 4 pagi, karna cuma menerima 75 org perhari, BPJS itu menurut saya beban saja buat saya, Malah kalau bisa di hapus aja, mudah sekali cara daftar atau mengambil uang kita , tp waktu mencairkan sangat banyak sekali syarat2 dan alasannya, bahkan di setiap cabang itu beda2 peraturan nya, harus kemana kita mengadu

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *