Maia Estianty Komplain BPJS

By | 27 Februari 2016

Akhir – akhir ini netizen di hebohkan atas status dari salah seorang artis mantan istri dari ahmad dani dimana dalam statusnya maia estianty yang akarab disapa maya ini melontarkan beberapa tweet terkait pelayanan yang buruk dari pihak RS terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan.

ia mengungangkapkan kekesalannya tersebut melalui account twitter pribadinya @maiasangjuara bahwa banyaknya pasien yang meninggal akibat berbekal kartu BPJS untuk berobat.

“Prihatin dengan BPJS, pengguna BPJS tdk diperlakukan dengan manusiawi..Kasihan, banyak yg akhirnya meninggal gara2 pasien BPJS tdk dianggap,” tulis Maia dalam slah satu tweetnya.

tweet maia estianty

tweet maia estianty

selalin itu juga maia Estianty menuding jika pasien BPJS kesehatan dipandang sebelah mata karena tidak memiliki uang oleh pihak RS sehingga sudah antri tetap tidak memperoleh pelayanan segera.

“Pasien BPJS disuruh antre dan tdk langsung mendapat tindakan, mungkin dianggap pasien BPJS gak punya duit kali yaaa??Miris ama RS Indonesia,” tambahnya lagi.

akibat kedua status tersebut maya dibanjiri tanggapan dari netizen yang rata – rata mengalami nasip serupa seperti yang dikeluhkan pemilik duo Ratu tesebut.

ads


Artikel Terkait (PT Pos Indonesia Join dengan BPJS)

Maia estianty suka kritisi pelayanan publik

memang bukan kali pertama maia estianty membuat status yang mengkiritisi sebuah pelayanan publik , pada status sebelumnya dimana maia juga mengungkapkan kekesalannya terhadap sebuah maskapai asal timur tengah yang memberikan pelayanan tidak maksimal terhadapnya.

ada sisi baiknya dimana seorang publik figure peduli terhadap kondisi – kondisi sosial yang terjadi , jumlah pengikut yang banyak berpotensi membuat status / kompalin menjadi trending topic sehingga viral bisa sampai ke pihak yang dikeluhkan.

dalam hal ini konteksnya merupakan komplain terhadap pelayanan RS yang memperlakukan pasien BPJS Kesehatan dengan semena – mena jadi bukan komplain soal BPJSnya. namun demikian BPJS Kesehatan memiliki wewenang untuk menindak RS yang melakukan tindakan diskriminatif tersebut. namun sayang mbak maia tidak menyebutkan secara jelah RS yang di bicarakan dalam status tersebut.


bagaimanapun ini merupakan contoh sebagaian kecil bagaimana RS atau faskes di indonesia masih memiliki main set jika pasien BPJS merupakan pasien tidak mampu. image tersebut harus bisa di ubah dan ini merupakan PR bagi manajemen BPJS kesehatan.

Terkait: Pena Kasih » Artis Ini Operasi Kanker 1 M Gratis Pakai BPJS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *