Makin Miris BPJS Tak Lagi Gratis

By | 21 Januari 2019


Memang sejatinya BPJS Kesehatan memang bukan program kesehatan gratis, karena setiap peserta di wajibkan membayar iuran sesuai dengan kelas kepesertaanya.

Meskipun bagi peserta penerima bantuan iuran mereka tidak membayar iuran, namun sejatinya iuran mereka di bayar oleh pemerintah setempat dengan mekanisme tertentu.

namun BPJS Kesehatan melalui KEMENKES telah menerbitkan aturan baru terkait pembayaran rumah sakit,  dengan dalih untuk meningkatkan layanan serta keluar dari defisit BPJS mengeluarkan kebijakan yang bisa sebut sebagai Urun Biaya dan Selisih Biaya JKN-KIS.

dalam edaran yang di terima BPJS Online,infograpic tersebut berisikan beberapa hal sebagai berikut.

urun biaya / selisih biaya
  1. Ketentuan tentang PENGENAAN URUN BIAYA DAN SELISIH BIAYA DALAM PROGRAM JAMINAN KESEHATAN di atur dalam PERATURAN MENTRI KESEHATAN (PERMENKES) NO 51 TAHUN 2018. Ketentuan tersebut bertujuan untuk kendali mutu dan kendali biaya serta pencegahan penyalahgunaan pelayanan di Fasilitas Kesehatan  dalam program Jaminan Kesehatan.
  2. Ketentuan Urun Biaya sebagaimana di atur dalam PERMENKES NOMOR 51/2018. 
  • Urun biaya di kenakan hanya untuk jenis pelayanan kesehatan tertentu [akan di bahas dalam TIM yang di bentuk oleh Mentri Kesehatan [Menkes], yang terdiri atas unsur Kementrian Kesehatan [Kemenkes], BPJS Kesehatan, Organisasi Profesi ,Asosiasi Fasilitas Kesehatan, Akademisi dan Pihak terkait Lainnya.Jika sudah di tetapkan Kemenkes, akan ada petunjuk teknisnya. Oleh karena itu Berita tentang sudah berlakunya Urun Biaya saat ini TIDAK BENAR.
  • Urun Biaya tidak berlaku bagi peserta PBI Jaminan Kesehatan dan Peserta yang iurannya di bayar oleh pemerintah daerah.

3. Ketentuan SELISIH BIAYA bagaimana di atur dalam PERMENKES NOMOR 51/2018 

a.Peserta JKN-KIS dapat Meningkatkan kelas perawatan yang lebih tinggi atas permintaan sendiri dan hanya boleh naik 1 kelas lebih tinggi di atas Hak kelasnya .


Artikel Terkait (Dapat 2 Juta tiap bulan semua bisa !)

Kenaikan lebih dari 1 kelas atas permintaan sendiri , Otomatis menjadi pasien umum , tidak bisa di jamin BPJS Kesehatan

b. Kenaikan Kelas perawatan atas permintaan sendiri tidak berlaku bagi PBI Jaminan Kesehatan, Peserta yang iurannya di bayar Pemerintah Daerah dan Pekerja Penerima upah yang mengalami PHK serta anggota Keluarganya.

ads

c. Bagi pasien hak kelas 1 yang naik ke VIP, Maka selisih biaya maksimal 75% dari tarif CBG kelas 1, Bagi Pasien kelas 3 yang naik ke kelas 2, atau kelas 2 yang naik ke kelas 1 , maka selisih biaya sebesar selisih tarif INA CBG antar kelas.

d. Bagi Pasien yang menjalani periksa rawat jalan eksekutif, maka ada selisih biaya maksimal 400 ribu per kunjungan.

4. Fasilitas Kesehatan wajib menginformasikan jenis pelayanan yang dikenai urun biaya dan/atau selisih biaya, beserta estimasi besarannya kepada peserta. nantinya peserta atau keluarganya harus memberikan persetujuan kesediaan membayar urun biaya dan/atau selisih biaya sebelum mendapatkan pelayanan.


Demikian kami sampaikan, semoga dapat meluruskan informasi yang beredar.

informasi lebih lanjut hubungi:

Humas BPJS Kesehatan Kantor Pusat

[email protected]

demikian infograpic yang BPJS Online kutip dari halaman facebook BPJS Kesehatan 
https://facebook.com/BPJSKesehatanRI/

Tonton Video BPJS Bantah Urun Biaya merupakan upaya Tekan defisit


Yang di Cari:

  • bpjs tak lagi gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *