Menggugat BPJS !

By | 26 Agustus 2015

UII (universitas Islam Indonesia) menempuh jalur hukum terhadap Undang Undang BPJS yang ditengarai terdapat pasal-pasal yang berpotensi menimbulkan kerugian pada pihak lain termasuk intitusi bidang pendidikan.

Keputusan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil seminar ‘BPJS dalam Perspektif Syariah’ yang diadakan di Auditorium Kahar Mudzakkir kampus UII terpadu.
tujuan atas upaya tersebutmendapatkan Fatwa dari Mahkamah Agung (MA). dilanjutkan judicial review kepada Mahkamah Konstitusi (MK).
Baca Juga:NU, OJK, dan MUI menghasilkan BPJS tidak Haram

Pasal-pasal yang menjadi polemik terkait dengan regulasi yang mengatur penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS. Di antaranya, belum adanya kejelasan terkait kewajiban Pemberi Kerja,adanya diskriminasi terhadap batas waktu pendaftaran, belum adanya jaminan dari pemerintah terkait kelangsungan dana BPJS.

Selain itu adanya penggolongan kepestaan yang dianggap masih semu,tidak adanya pasal-pasal yang mengatur perihal sengketa atas klaim RS yang tidak dipenuhi oleh BPJS, serta adanya unsur paksaan, ancaman dan diskriminatif.

Kemudian batas waktu sebagaimana diatur pasal 6 ayat 3 Perpres No 111 tahun 2013, belum mencakup badan hukum yang bergerak di bidang pendidikan. Pasal tersebut masih liminatif hanya mengatur Pemberi Kerja yang bergerak pada bidang usaha besar, menengah, kecil, dan usaha mikro. “Karena itu, apabila sampai saat ini ada badan hukum yang bergerak di bidang pendidikan belum mendaftarkan diri dan pekerjanya sebagai peserta BPJS tidak dapat dikatakan
Edit From :http://www.republika.co.id/

Yang di Cari:

  • bpjs uii
  • menggugat bpjs

2 thoughts on “Menggugat BPJS !

  1. rony

    Asallammuallaikum..
    Mohon bantuan nya krna sya orang bodoh..
    Knpa krtu BPJS anak sya di tolak oleh RS TANGSEL.
    anak sya masuk pada hari jumat tanggal 04 11 2016
    Masi menjadi pasien umum.dan pihak rumah sakit tangsel mengasi waktu k sya telakir sampai hari selasa,sedangkan berkas2 sya belum beres dengan waktu sesingkat ituh kk belum di pecah KTP SEDANG di buat.
    Setelah berkas2 sya beresin dan krtu BpJS jadi pada tanggal 10 11 2016…
    Sya ke RS TANGSEL LAGI jawabn pihak Rs ktnya BPJS anak sya sudah habis waktu nya tidak bisa di gunakan lagi di RS TANGSEL yg sya tidak mengerti ko BPJS SYA habis masa nya sedangkan baru jadi bPJS nya…
    Dan anak sya di tetap kan menjadi pasien umum yg harus sya byar sebesar 10 juta lebih
    Jngn kan 10 juta 1juta cari duit nya aja bingung..tolong atmind di jawb dan di bantu…

    Reply
  2. Zulfa Zakiyah

    Saya salah satu pengguna bpjs, saya kecewa dengan salah satu RS di Jakarta Timur, RS Harapan Jayakarta. Ibu saya di rujuk ke sana untuk operasi pengangkatan rahim dikarenakan miom, dari pihak RS ibu saya dijanjikan di operasi pada tgl 7 feb 2017, namun ibu saya mendapat kabar lagi operasi diundur jadi tgl 9 feb 2017, tepat hari ini tgl 8 feb 2017, kami mendapat info lagi operasi diundur lagi menjadi tgl 14 feb 2017, dengan alasan kamar operasi masih belum steril karena pasca renovasi. Kami merasa di permainkan, apakah karena kami pengguna bpjs? Padahal kami juga disuruh membayar senilai 1,5 juta, dan kami sudah mebayarnya. Selain rugi waktu dan tenaga, tgl yg di janjikan kedua kalinya berdekatan dengan pilkada, ini benar” sangat mengecewakan, walaupun uang kami dikembalikan, dan kami memutuskan pindah rujukan rumah sakit lain. Mohon di tindak lanjuti

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *