Naik Lagi , Naik Lagi Ternyata ini Penyebabnya terupdate 2020

Diposting pada

presiden jokowi secara resmi kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan mulai awal bulan ini.
meski mendapatkan banyak tentangan dari berbagai kalangan, namun sepertinya pemerintah tidak mau ambil resiko jika harus menalangi kembali defisit anggaran BPJS Kesehatan.
beban negara yang cukup berat beberapa di tahun ini akibat dari pandemi covid-19 memaksa jokowi menandatangani kebijakan yang tidak populis tersebut.
Beleid tersebut diteken oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi) pada bulan Mei lalu. Kenaikan BPJS Kesehatan ini mulai berlaku mulai bulan ini.

Untuk menjaga kualitas dan kesinambungan program Jaminan Kesehatan, kebijakan pendanaan Jaminan Kesehatan, termasuk kebijakan iuran perlu disinergikan dengan kebijakan keuangan negara secara proporsional dan berkeadilan serta dengan memperhatikan pertimbangan dan amar Putusan Mahkamah Agung Nomor 7 P/HUM/2020, tulis aturan tersebut.

untuk besaran kenaikannya ialah sebagai berikut
Peserta mandiri kelas I: Rp 80.000 menjadi 150.000
Peserta mandiri kelas II: Rp 51.000 menjadi 100.000
Peserta mandiri kelas III: Rp 25.500 menjadi 42.000
namun untuk peserta kelas III mendapatkan subsidi sebesar 16.500 sehingga besaran yang di bayarkan tetap 25.500
namun besaran subsidi 16.500 hanya berlaku hingga akhir tahun 2020, tahun 2021 peserta kelas III hanya di subsidi sebesar 9500 sehingga iuran yang harus dibayarkan di tahun 2021 sebesar 35.000

masyarakat hanya bisa berharap kenaikan iuran ini dapat meningkatkan layanan BPJS Kesehatan.
untuk penjelasan lebih detail dasar kenaikan iuran BPJS Kesehatan simak video dari official channel berikut


Artikel Terkait (Nmr kk tidak terdeteksi)

Tinggalkan Balasan