Pendiri BPJS Kesehatan : Iuran Harus Naik !

Diposting pada
pendiri bpjs kesehatan
pendiri bpjs kesehatan

Salah seorang konseptor  BPJS Kesehatan yang merupakan pakar Ekonomi serta kebijakan Kesehatan menyatakan pendapatnya ketika ditemui awak media pada selasa (29/03/16) di sela – sela kegiatannya dalam acara Forum Informasi Wartawan Daerah Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

Beliau yang merupakan Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia (UI), Prof Hasbullah Thabrany merupakan satu diantaranya pendiri BPJS Kesehatan yang mana waktu itu pemerintahan masih di bawah komando presiden SBY.


Artikel Terkait (cek pembayaran)

BPJS Kesehatan » Jumlah Peserta BPJS Kesehatan Maret 2016

ditanya mengenai rencana kenaikan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan pada April depan beliau menyatakan setuju atas rencana tersebut. berikut kutipan pernyataan penggagas BPJS tersebut seperti yang BPJS Online kutip dari halaman beritajatim.

“Menurut saya, iuran BPJS harus tetap naik pada 1 April. Kalau tidak jadi naik, saya rasa pemerintah malah memberatkan masyarakatnya. Tahun lalu, BPJS defisit Rp 7 triliun. Meskipun dinaikkan, potensi defisit tetap tinggi,” ungkapnya.

ketika di singgung perihal masih banyaknya keluhan serta belum maksimalnya pelayanan terhadap peserta bpjs kesehatan beliau menyatakan jika ingin memperoleh pelayanan yang baik maka iuran harus naik.

Apakah pelayanan BPJS Kesehatan sudah baik, sehingga iuran perlu dinaikkan? “Kalau mau pelayanan baik, bayaran dokternya dan RS ya harus dinaikkan dulu dong,” pungkasnya.

Menurut beliau, Indonesia itu merupakan negara kapitalis, di mana mereka yang dilayani kesehatannya adalah mereka yang berani membayar iuran lebih tinggi. “Siapa yang membayar lebih mahal asuransi kesehatannya, dia mendapat pelayanan kesehatan lebih bagus. Ini kan kapitalis. Beda dengan RS di Amerika yang lebih Pancasilais, saya pernah tinggal di sana dan mengetahui bahwa pasien tidak perlu ditanya apakah punya asuransi atau tidak, tapi dilayani dulu jika sedang sakit,” tuturnya.

Beda pendiri BPJS ,BPKN belum menyatakan sikap terkait kenaikan iuran

Wakil Ketua BPKN Yusuf Shofie menegaskan, BPKN hingga hari ini belum bersikap dan memberikan pandangan terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan per 1 April.

“Temuan kami memang ada keluhan mantan peserta Askes/Jamsostek mendapat pelayanan yang turun di BPJS dibandingkan sebelumnya,” tukasnya.

Anggota BPKN Soemali menegaskan, perlunya mengkaji ulang kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Ini karena sebelum ada kajian pelayanan kesehatan BPJS di RS, haram hukumnya menaikkan iuran

Nah loh bagaimana pendapat anda ? masihkah ingin membayar iuran murah dengan pelayanan seadanya ? atau ingin bayar mahal dengan pelayan maksimal seperti yang di ungkapkan pendiri BPJS Kesehatan .

Menurut BPJS Online lebih enak bayar murah dengan layanan maksimal , ya kan karena kenaikan iuran tidak menjamin membaiknya pelayanan karena meski di naikkan jika pihak RS tidak menaikkan gaji dokter – dokter mereka layanannya tentu akan sama saja.

Sudah sewajarnya negara nombokin biaya kesehatan rakyatnya , milliaran uang  negara dikorupsi saja negara santai saja untuk berobat rakyatnya masak langsung naikin angsuran. mohon di pertimbangkan wahai bapak pembuat kebijakan.

 

 

Yang di Cari:

  • pendiri bpjs
  • siapa yang mendirikan bpjs
  • siapa pendiri bpjs
  • ide bpjs
  • siapa yg mendirikan bpjs
  • pendiri bpjs kesehatan
  • presiden siapakah yg mendirikan bpjs
  • yg mendirikan bpjs kesehatan
  • Siapa yang mendirikan BPJS?
  • siapa penggagas bpjs
  • Siapa pendiri BPJS?
  • siapa pendiri bbjs
  • bpjs adalah ide dari
  • penggagas bpjs
  • pencetus bpjs
  • ide bpjs kesehatan siapa
  • bpjs ide siapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *