Pesan Jokowi BPJS Ketenagakerjaan Harus dikelola Hati-hati

By | 27 April 2016

jokowi bpjs ketenagakerjaan

jokowi bpjs ketenagakerjaan

Berbeda dengan BPJS kesehatan yang seringkali terjadi devisit anggaran , BPJS Ketenagakerjaan memiliki dana cukup besar yang berhasil dikumpulkan dari peserta bahkan nilainya hingga ratusan trilliun rupiah, memang tidak bisa disamakan karena terdapat perbedaan peserta yang mana BPJS Kesehatan pesertanya mereka yang rata – rata sudah terindikasi sakit sehingga lebih banyak pengeluaran dibanding pemasukan.

sedangkan BPJS Ketenagakerjaan dari awal masih jamsostek memang sudah memiliki dana yang besar , dan iuran pesertanya jarang yang menunggak karena dibayar secara kolektif oleh perusahaan.

Uang tersebut harus di investasikan secara tepat agar bisa memberikan dana pengembangan yang layak bagi peserta dan juga bisa memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Relawan » Cara cek saldo jht BPJS Ketenagakerjaan

hal ini lah yang mungkin menjadi perhatian presiden jokowi sehingga hari ini agus susanto yang saat ini menjabat sebagai direktur utama Bpjs Ketenagakerjaan dipanggil oleh pak presiden joko widodo untuk melakukan pertemuan di istana. Agus mengatakan bahwa ada beberapa arahan yang diberikan oleh pak jokowi terkait dengan Bpjs ketenagakerjaan .

dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di indonesia ini diberikan penjelasan terkait program- program yang sedang direncanakan ataupun sudah dijalankan oleh BPJS Ketenagakerjaan.


Artikel Terkait (Ada BPJS RS ini Berkembang Pesat)

Pesan jokowi BPJS Ketenagakerjaan kelolalah secara hati -hati

“ada beberapa arahan dari beliau yang akan kita kaji “ ujar agus setelah melakukan pertemuan di istana negara , jl veteran , jakarta pusat , Rabu 27/4.2016

ads

Agus tak mengatakan secara gamblang tentang arahan tersebut , Salah satu arahan yang di berikan pak jokowi terkait bpjs ketenagakerjaan ialah bagaimana cara menata dana para peserta Bpjs kesehatan . pak jokowi ingin dana tersebut benar benar berguna bagi semua peserta BPJS kesehatan .

“dananya sampai pada saat ini per Maret 2016 Rp 213 triliun ,”ucap Agustus

Pertemuan itu berlangsung selama satu jam . pertemuan tersebut dilakukan diluar jadwal resmi pak jokowi .


“arahan lisan apapun suatu rancangan yang bagus dalam pengelolaan dan implementasinya mungkin pada dasanya adalah bagaimana mengendalikan dana itu sebaik baiknya dengan penuh hati hati , agar bisa memberikan kegunaan yang sebesar besarnya kepada para peserta pesan jokowi Bpjs ketenagakerjaan “

dimana sebelumnya pada awal Februari lalu, Presiden Joko widodo telah melantik Dewan Direksi serta Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan masa periode 2016-2021. Dewan Direksi BPJS Ketenagakerjaan sendiri terdiri dari Direktur Utama Agus Susanto dan enam direktur yaitu M Krishna Syarif, Evi Afiatin, Enda Ilyas Lubis, Amran Nasution, Sumarjono dan Naufal Mahfudz.

Agus juga menyatakan akan mengevaluasi kinerja jajaran direksinya secara berkala sehingga tidak menutup kemungkinan meninjau ulang pembagian tugas dan wewenang direksi yang ada.

Sumber: detik.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *