PHK Semakin Banyak, Pengajuan Klaim JHT Pun Ikut Meningkat Menjadi Rp 5 Miliar terupdate 2020

Diposting pada

Diketahui data untuk jumlah pengajuan klain pada program jaminan hari tua (JHT) di bawah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang yang berada di Surakarta angkanya meningkat berhubung dengan banyaknya kasus Pemutusan Hak Kerja (PHK) pada masa pandemic Covid-19 .

meningkatnya JHT
meningkatnya JHT

“Ada kenaikan cukup signifikan untuk jumlah kasus dan klaim JHT pada Mei. Kalau untuk kasusu yaitu dari 1.396 pada April menjadi 2.030 kasus saat Mei,” kata Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surakarta Retno Sarwati, kemarin.

Dikatakan dari kasus tersebut jumlah klaim menjadi meningkat tercatat ada Rp 10,6 miliar pada  bulan April naik menjadi RP 15,6 miliar pada Mei.

Selain itu selama pandemic masalah pengajuan klaim juga terkendala ajkan pelaporan dari perusahaan dimana tempat mereka bekerja . Dikatakan, pemeberhentian kepesertaan pegawai tersebut belum dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

“Alasannya bisa jadi karena menunggak iuran.  Akibatnya, dari rata rata 100 peserta yang mengajukan klaim, sekitar setengahnya gagal mengajukan akibat kondisi tersebut,”ungkapnya.

Retno menjelaskan, selama masa pandemic Covid-19 dikatakan banyak perusahaan yang menunggak iuran BPJS.Tetapi Retno enggan memberitahu berapa besar tunggakan yang berada di cabang Surakarta.


Artikel Terkait (Honorer juga berhak BPJS)

Selain itu, untuk pengajuan klaim JHT, peserta diminta untuk memenuhi persyaratan berkas yang diminta, agar nantinya proses pencairan lebih cepat.

“Jika semua berkas lengkap dan tidak ada yang salah, pencairan hanya butuh waktu sekitar lima menit,” kata Retno.

Tinggalkan Balasan