Presiden Batalkan kenaikan bpjs kesehatan

By | 31 Maret 2016

kenaikan bpjs kesehatan

kenaikan bpjs kesehatan

Setelah melampaui serangkaian tarik ulur yang panjang akhirnya pemerintan memutuskan membatalkan kenaikan BPJS kesehatan , namun anda jangan senang dahulu dikarenakan yang batal di naikkan hanyalah untuk peserta kelas III.

Jadi untuk kelas I dan II tetap mengalami kenaikan 1 april ini , cari kebenarannya dengan cek jumlah tagian anda disini.

pembatalan kenaikan BPJS Kesehatan untuk peserta kelas III tersebut sebagai upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat kelas bawah. hal ini seperti yang telah disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung di komplek istana kepresidenan Jakarta, Kamis, 31 Maret 2016.

Pramono juga menambahkan pembatalan kenaikan iuran hanya bagi peserta kelas III karena pemerintah beranggapan peserta kelas bawah masih memerlukan perlindungan juga atas dasar reaksi serta masukan – masukan dari masyarakat “Kami melihat dalam kondisi seperti ini untuk kelas III perlu ada perlindungan,” ungkapnya.

ads

Lebih dari itu Presiden jokowi juga berharap agar peserta kelas III yang umumnya di dominasi oleh masyarakat kelas bawah agar tidak memperoleh pelayanan diskriminasi dari pihak penyedia jasa medis.

Jika ada masyarakat peserta kelas III yang sedang mengalami sakit parah sehingga harus memperoleh perawatan kelas I pihak RS tidak boleh menolaknya. “Dulu tidak bisa. Sekarang tidak boleh ada diskriminasi seperti itu.” Tukas Pramono.


Artikel Terkait (Hanya Pasien BPJS Level 3 Yang Boleh di RSUD Soetomo)

Pembatalan Kenaikan BPJS Kesehatan hanya untuk Kelas III

Di dalam PREPRES (Peraturan Presiden) sebelumnya Nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan, di Pasal 16F ayat 1 huruf a menyebutkan iuran bagi peserta kelas III yang direncanakan naik sebesar Rp 30 ribu per bulan. Dengan adanya pembatalan kenaikan BPJS Kesehatan ini, maka iurannya tetap kembali seperti semula yakitu Rp 25.500. Peserta yang diatur dalam Pasal 16F merupakan peserta pekerja bukan penerima upah dan peserta bukan pekerja. dengan demikian pemerintah akan menerbitkan peraturan baru atas perubahan kebijakan tersebut..
Dengan batalnya kenaikan iuran, lanjut Pramono, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran. “Tetap disubsidi.”


Apapun keputusan pemerintah tentu telah melewati serangkaian pemikiran yang mendalam dari pakar – pakar jaminan sosial , BPJS Online senantiasa mendukung setiap keputusan yang di keluarkan.

Semoga keputusan tersebut memberikan dampak yang positif bagi seluru masyarakat indonesia khususnya bagi pengguna BPJS Kesehatan.

edit from : tempo.co

Yang di Cari:

  • cara pencairan bpjs di bank bjb
  • pencairan jht di bank bri
  • pencairan jamsostek di bank bjb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *