Raih WTP BPJS Kesehatan di apresiasi

By | 7 Juni 2017

Fokka BPJS Kesehatan

Fokka BPJS Kesehatan

FOKKA ( Forum Komunikasi Karyawan ) dari BPJS Kesehatan memberikan apresiasi atas kinerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di tahun 2016.
Hal ini lantaran di tahun ke-III beroperasi BPJS Kesehatan telah meraih opini WTP ( wajar tanpa pengecualian ).

Seperti yang kita ketahui predikat WTP merupakan pernyataan profesional atas laporan keuangan sebuah instansi pemerintah berdasarkan standar akutansi pemerintah , kecukupan pengungkapan , kepatuhan terhadap peraturan perundang – undangan hingga effektifitas sistem pengendalian intern.

ads

Dalam opini WTP dimana Pihak auditor dalam hal ini merupakan akuntan publik  menilai jika laporan yang disajikan oleh pihak BPJS Kesehatan sudah sesuai berdasarkan bukti – bukti audit yang di kumpulkan tanpa ada kesalahan – kesalahan yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan.

Dilihat dari jumlah kepesertaan memang BPJS Kesehatan mengalami peningkatan yang signifikan hingga desember 2016 cakupan sudah mencapai 68,8% dari total keseluruhan penduduk indonesia.

Sebanyak 171.939.254 jiwa telah tergabung menjadi peserta program asuransi rakyat ini.


Artikel Terkait (Direksi BPJS Ketenagakerjaan Jadi Pelayan)

Selain peningkatan jumlah kepesertaan juga di iringan pertambahan fasilitas – fasilitas kesehatan yang tergabung sebagai partner baik di tingkat pertama maupun di tingkat lanjutan.

BPJS Kesehatan juga mengklaim bahwa jumlah keluhan terhadap BPJS Kesehatan berangsur – angsur berkurang. Hak tersebut di buktikan dari hasil survei yang di lakukan PT. SWASEMBADA menunjukan peningkatan index yang cukup menggembirakan kepuasan peserta sebesar 78,6% dan indeks kepuasan Faskes 76,3%.

“ Hasil kinerja ini tidak akan tercapai tanpa kerja keras seluruh Karyawan BPJS Kesehatan dari Sabang sampai Merauke. Yang bekerja bahu membahu bersama-sama dengan Manajemen untuk melaksanakan program Pemerintah memberikan Jaminan Kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia”, ujar Ketua Umum Forum Komunikasi Karyawan (FOKKA) BPJS Kesehatan, M. Iqbal Annas Ma’ruf melalui siaran resmi yang BPJS Online kutip dari halaman Bisnis.com, Senin(5/6/2017).

Meski belum sepenuhnya baik lantaran BPJS Kesehatan masih mengalami defisit anggaran tantangan yang sama masih harus di hadapi oleh para karyawan BPJS ini , mereka harus terus berinovasi bagaimana agar pengumpulan iuran peserta bisa lancar tanpa ada tunggakan.

Karena sumberdana operasional utama ialah dari iuran tersebut. Jika tidak di tangani dengan baik akan terulang di tahun – tahun selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *