Return to Work BPJS Ketenagakerjaan

By | 8 Desember 2015

RTW kependekan return to work BPJS  yang merupakan pertambahan manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) yang di wujudkan dalam bentuk pendampingan bagi peserta yang mengalami musibah kecelakaan kerja yang mengakibatkan cacat atau berpotensi cacat, dari mulai terjadinya kecelakaan akan di dampingi hingga peserta mampu kembali bekerja.

prosedur return to work

prosedur return to work bpjs

Untuk Program Jaminan Kecelakaan kerja return to work bpjs (JKK-RTW) BPJS Ketenagakerjaan diluncurkan pada bulan November 2013 diseluruh Indonesia, dan hingga bulan Maret 2015 telah menangani 38 kasus pendampingan.

ads

Salah satu contoh peserta yang telah mendapatkan manfaat Return To Work bpjs berasal dari daerah Cikarang, dimana pekerja tersebut mengalami amputasi pada tangan kanannya akibat kecelakaan lalu lintas dan sekarang ia sudah bekerja kembali di bagian administrasi dengan menggunakan tangan kirinya.

Jadi bagi peserta JKK-RTW kecelakaan yang mengakibatkan kecacatan bukanlah akhir segalanya dengan adanya program BPJS Ketenagakerjaan ini kesempatan bekerja kembali masih terbuka luas.

Pastikan tempat Anda bekerja melakukan kegiatan promotif dan preventif untuk mendukung keselamatan dan kesehatan kerja guna menurunkan angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).


Apabila ada tenaga kerja yang mengalami cacat akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja, tenaga kerja tersebut harus tetap dipekerjakan kembali kecuali apabila kondisinya tidak memungkinkan karena mengalami cacat total tetap.


Artikel Terkait ([video]Perlindungan TKI oleh BPJS Ketenagakerjaan)
  • Tahapan Implementasi Return To Work bpjs

Tahapan Preventif/ Pencegahan, seperti :

Pelatihan safety riding.

  1. Pelatihan AK3 Umum.
  2. Pembelian peralatan K3.
  3. Pemberian zat besi dan asam folat bagi tenaga kerja wanita yang rentan anemia.

Kegiatan Promotif

adalah kegiatan yang dilakukan untuk memajukan atau meningkatkan kesadaran tas keselamatan dan kesehatan kerja seperti sosialisasi dan edukasi secara tatap muka ataupun penggunaan media cetak dan elektronik dengan peserta dan stake holders lainnya.

Kegiatan Kuratif

Melalui pengobatan dan perawatan kesehatan peserta yang mengalami kecelakaan di jejaring fasilitas kesehatan trauma center baik klinik maupun rumahsakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Rehabilitatif

upaya rehabilitasi untuk mempercepat proses pemulihan pasca kecelakaan untuk mengembalikan fisik dan mental peserta.

Pelatihan Kejuruan

Pelatihan khusus bagi defabel yang disesuaikan kapasitas fungsi tenaga kerja pasca kecelakaan kerja.

Job Placement

proses re integrasi peserta kembali ke tempat kerja :

Bekerja pada posisi yang sama di perusahaan yang sama.

  1. Bekerja pada posisi yang berbeda di perusahaan yang sama.
  2. Bekerja pada posisi yang sama di perusahaan yang berbeda.
  3. Bekerja pada posisi yang berbeda di perusahaan yang berbeda.
  4. Bekerja secara mandiri
  • Kerjasama dengan rumah sakit, balai pelatihan dan perusahaan

Saat ini, seluruh fasilitas kesehatan trauma center yang telah bekerjasama dengan BPJS telah terkoneksi secara online.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan » Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja BPJS

Dalam hal terjadi kecelakaan kerja, saat ini tenaga kerja dapat langsung menikmati layanan kesehatan di rumah sakit manapun yang telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Yang di Cari:

  • pengertian jkk rtw bpjs
  • return to work bpjs ketenagakerjaan
  • angka return to work
  • Jkk rtw
  • program return to work bpjs ketenagakerjaan
  • return to work BPJS

One thought on “Return to Work BPJS Ketenagakerjaan

  1. edi

    Tolong di cek kok ketika cek saldo jht bpjstenaga kerja.untuk gaji terahir tidak sesuai…yg tertera itu gaji yg tahun2

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *