Skema COB baru AAJI Menolak Bayar Duluan

By | 11 September 2016

AAJI ( asosiasi asuransi jiwa indonesia ) masih belum menemukan titik temu dengan skema COB BPJS Kesehatan, di dalam skema COB baru BPJS Kesehatan menjadikan asuransi swasta sebagai pembayar pertama.

Skema COB Baru

skema COB baru

yang mana apabila ini disepakati maka bagi peserta yang memiliki asuransi swasta dan juga BPJS Kesehatan apabila sakit semua biaya perawatan harus di tanggung oleh asuransi swasta terlebih dulu setelah itu baru di tanggung oleh BPJS Kesehatan.

ads

hal ini di anggap memberatkan pihak asuransi swasta seperti yang dikemukanakan Hendrisman Rahim kami lansir dari bisnis.com

“Kami tidak menolak, namun sebaiknya mengikuti best practice seperti di luar negeri,” kata Hendrisman, di Jakarta setelah sosialisasi Tax Amnesty, Sabtu (10/9/2016).

Hendrisman sendiri mengaku telah di panggil wakil presiden ke istana perihal pendapat mengenai skema COB baru yang akan di berlakukan BPJS kesehatan dimana Coordination of Benefit yang di setujui oleh Dirut BPJS Kesehatan tersebut disinyalir justru akan memberatkan industri asuransi.


sejumlah pasal yang menjadi pokok persoalan ialah adanya keharusan nasabah asuransi swasta menjadi peserta BPJS kesehatan , singkronisasi data peserta hingga soal penagihan. namun yang paling di anggap memberatkan mengenai penempatan asuransi swasta sebagai pembayar biaya kesehatan baru kemudian ditagihkan ke BPJS Kesehatan.


Artikel Terkait (no KK 3205410503150006)

Pendapat Kementrian Kesehatan Soal Skema COB BPJS Kesehatan

Sementara itu Kepala Bidang Jaminan Kesehatan Kemenkes Bpk Doni Arianto mengatakan kemenkes mendorong perusahaan – perusahaan swasta untuk menggunakan sistem koordinasi manfaat antara BPJS Kesehatan dengan Asuransi swasta guna meningkatkan kepuasan karyawan.

ditambahkan pula jika biaya kesehatan perusahaan untuk karyawan sudah jauh lebih rendah dengan hadirnya BPJS Kesehatan selisih tersebut sebetulnya bisa dimanfaatkan oleh pihak perusahaan dengan asuransi swasta yang COB dengan BPJS kesehatan sehingga karyawan mendapatkan pelayanan kesehatan ganda.

Terkait:(  Berita » Baru 9 Asuransi Swasta Jalankan COB BPJS )

“Di CoB kan dengan swasta, BPJS kan wajib, sehingga peserta dapat lebih nyaman” tambah Doni.

Hingga saat ini pemerintah masih terus berupaya untuk memnyempurnakan skema JKN namun itu memerlukan waktu yang lama tidak bisa instan

dikatakannya pula jika problem hanya soal jumlah gedung atau jumlah kamar  yang kurang pemerintah bisa membangunnya segera namun jika tidak di imbangi jumlah sumber daya manusia seperti dokter dan perawat maka akan sia – sia ini lah yang memerlukan waktu relatif lama.

sementara itu Maya A Rusady, yang saat ini duduk sebagai Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan mengatakan, saat ini pembenahan layanan terus diupayakan. Dari jumlah 2.500 rumah sakit yang ada, sebanyak 1.900-an di antaranya telah melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.meskipun demikian Jumlah ini di lapangan masih belum sebanding dengan kebutuhan pasien.

“Loadnya luar biasa , ini yang harus digeser ke layanan primer,” imbuh dia.

selain itu yang lebih penting ialah ketertiban dari pesrta di dalam membayar iuran BPJS Kesehatan dimana masih ada enam juta peserta mandiri yang menunggak iuran sementara pihak rumah sakit sendiri belum sepenuhnya komitmen melayani pasien BPJS Kesehatan

One thought on “Skema COB baru AAJI Menolak Bayar Duluan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *