Stok Obat BPJS Langka Pemerintah Jangan Tutup Mata

By | 5 November 2015

stok obat langka

stok obat langka

Harian online suaramerdeka memberitakan adanya stok obat langka bagi pasien BPJS Kesehatan. dan berdasarkan hasil evaluasi dewan pengawas hal ini bukan saja terjadi di rumah sakit RSUD Kota Salatiga saja melainkan hampir di seluruh fasilitas kesehatan di indonesia. hal ini bukan semata karena kelalaian pihak manajemen rumah sakit saja melainkan terkait birokrasi di pusat yang rumit.

Mekanisme  BPJS Kesehatan yang mengharuskan permintaan obat prosedurnya hingga ke kemenkes membuat deretan birokrasi semakin panjang.

hal ini tentu menghambat proses suplai obat tersebut. bisa anda banyangkan jika pihak rumah sakit memerlukan obat yang hanya di suplai oleh produsen yang terdaftar di e-katalog BPJS sementara produsen tersebut juga kehabisan stok. pihak penyelenggara kesehatan hanya bisa menunggu hingga obat tersedia kembali.

ini terjadi pada rumah sakit yang terletak di pulau jawa yang notabene akses jalan mudah, bagaimana RS yang ada di pulau terpencil ? bisa saja gak kebagian stok. sedangkan pihak RS tidak di ijinkan bpjs untuk memberikan obat sejenis dari produsen lain yang tidak terdaftar pada e-katalog.

ads

hal ini diperparah minimnya produsen obat generik yang di sarankan oleh BPJS Kesehatan, Mengapa obat generik langka?


Artikel Terkait (BPJS Kesehatan akan Cabut Obat Kangker Payudara)

sudah pernah BPJS Online bahas pada artikel sebelumnya perihal praktik curang oknum pemain industri farmasi yang mengubah obat generik menjadi bermerek agar memiliki nilai jual tinggi.

jika hal ini dibiarkan oleh pemerintah maka kedepan tidak akan ada industri farmasi yang mau memproduksi obat generik , sekalipun ada jumlahnya di batasi sekedar mentaati peraturan.


karena mereka berfikir dari sisi bisnis, jika bisa memproduksi obat generik dengan merek sendiri seharga 5.000 rupiah per pcs untuk apa harus memproduksi obat generik sesuai yang di anjurkan BPJS Kesehatan seharga 1.000 rupiah ? sementara cos produksi yang dikeluarkan sama.

Baca Juga: Trik Curang perusahaan Farmasi ubah obat generik

saran kami BPJS Kesehatan dan pemerintah dalam hal ini kemenkes harus segera mengevaluasi mekanisme sistem pelayanan askes agar stok obat langka bisa kita hindari.

jangan sampai masyarakat diberikan pelayanan kesehatan gratis namun tetap harus menebus obat ke apotek yang tidak bekerja sama dengan BPJS yang rata – rata menjual obat bermerk, dikarenakan stok obat langka untuk jenis generik di rumah sakit .ujung – ujungnya masyarakat juga yang dirugikan sementara oknum farmasi yang meraup keuntungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *