Tanya Jawab Terkait Denda BPJS Kesehatan

By | 8 Juni 2016

faq denda bpjs kesehatan

faq denda bpjs kesehatan

Dasar Pengenaan denda ialah Perpres no 19 2016 tentang jaminan kesehatan

BPJS Online kutip dari halaman facebook resmi BPJS Kesehatan berikut beberapa pertanyaan yang sering  di ajukan peserta.

Pertanyaan : Kapan jatuh tempo iuran pembayaran tiap bulannya ?

Jawab : Jatuh tempo iuran BPJS Kesehatan pada tanggal 10 , jadi paling lambat di bayarkan sebelum lewat tanggal 10 jika kebetulan tanggal 10 merupakan hari libur maka, jatuh temponya pada hari kerja esoknya.

Pertanyaan: Apa yang terjadi Apabila Peserta BPJS Kesehatan Telat Melakukan Pembayaran Iuran ?

Jawab : Mulai 1 Juli 2016 nanti keterlambatan lebih dari 1 bulan  terhitung sejak masa jatuh tempo tanggal 10  maka penjaminan manfaat yang di berikan oleh BPJS Kesehatan di hentikan sementara.

ads


Artikel Terkait (PELAYANAN BPJS KESEHATAN CABANG PEMBANTU DELTA MAS BEKASI SANGAT TIDAK PROFESIONAL)

Pertanyaan: Bagaimana Cara Mengaktifkan Kembali Kepesertaan yang sudah terlanjur terlambat membayar iuran 

Jawab: Mulai 1 Juli 2016 nanti peserta yang ingin mengaktifkan kembali dengan cara membayar iuran tertunggak sebanyak maksimal 12 bulan dan membayarnya pada saat bulan yang sama ketika kepesertaan ingin di aktifkan.

Pertanyaan: Apakah Ada denda yang dikenakan untuk setiap keterlambatan pembayaran iuran ?


Jawab: Tidak ada denda keterlambatan pembayaran iuran ,namun terhitung 1 juli 2016 denda dikenakan apabila dalam kurun waktu 45 hari sejak kepesertaan di aktifkan kembali dan peserta yang bersangkutan sakit dan harus memperoleh perawatan layanan kesehatan rawat inap ,maka yang bersangkutan dikenakan denda sebesar 2,5% dari biaya pelayanan kesehatan untuk setiap bulan tertunggak dengan ketentuan perhitungan

  • Jumlah Bulan tertunggak paling banyak 12 bulan
  • Besar denda paling tinggi 30.000.000 ( tiga puluh juta rupiah )
  • dan bagi peserta penerima upah pembayaran iuran tunggakan dan denda di pasal ayat 2 dan 3 di tanggung pemberi kerja.

Contoh kasus pengenaan denda BPJS Kesehatan

Pertanyaan: Peserta Amin yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan kelas I telat membayar iuran sebanyak 5 bulan untuk mengaktifkan kembali berapa denda yang harus di bayar amin ?

Jawab: Jumlah denda yang harus di bayar amin  80.000 /bulan x 5 = 480.000

Pertanyaan : Bagaimana ketentuan denda bagi yang terlambat membayar ?

Jawab: Denda hanya di berlakukan apabila peserta yang bersangkutan Contohnya Amin dalam 45 hari dari masa pengaktifan kepesertaan mengalami sakit dan harus dirawat, jadi jika setelah kepesertaan di aktifkan dan peserta tidak mengalami sakit ya tidak ada denda BPJS Kesehatan .

Pertanyaan : berapa besaran denda pelayanan akibat keterlambatan pembayaran iuran ?

Jawab: besaran denda dikenakan kepada peserta yang baru mengaktifkan dan di rawat ialah sebesar 2,5% x Biaya rawat inap x jumlah bulan tertunggak ( Maksimal 12 bulan )

Pertanyaan : 10 hari setelah kepesertaan aktif dan peserta menjalani RITL (Rawat inap ) dengan diagnosa kode grouper INACBG’s (l-1-02-l) prosedur katup jantung dengan katerisasi ringan biaya sebesar 55.871.700 , berapakah biaya yang harus di kenakan ke peserta Amin ?

Jawab: Amin harus membayar 2,5%  x 55.871.700 x 5 ( jumlah bulan telat ) = Rp 6.982.962

Pertanyaan : 10 hari sejak kepesertaan aktif dan peserta menjalani RJTL ( rawat jalan ) sesuai prosedur adakah biaya yang dikenakan kepada seorang peserta ?

Jawab: Seluruh pelayanan rawat jalan yang di laksanakan sesuai prosedur di jamin BPJS Kesehatan alias gratis karena hanya rawat jalan.

demikian peraturan baru denda BPJS Kesehatan yang berlaku per 1 juni nanti dengan sedikit ubahan dengan tujuan agar lebih mudah di mengerti.

Terkait:Ngeri ! Aturan Baru Denda BPJS Kesehatan )

 

Yang di Cari:

  • ritl bpjs
  • denda ritl bpjs
  • ritl
  • tanya jawab bpjs kesehatan perusahaan
  • denda ritl
  • masa denda ritl
  • denda pelayanan rawat inap tingkat lanjut
  • ritl bpjs adalah
  • apa itu ritl bpjs
  • maksud denda ritl bpjs
  • masa denda
  • denda rawat bpjs
  • bpjs ritl
  • anda memasuki masa denda rawat inap tingkat lanjut
  • jatuh tempo pembayaran denda rawat inap bpjs
  • denda rawat inap bpjs
  • contoh cara menghitung jumlah denda ritl bpjs
  • jumlah denda ritl bpjs
  • Maksud RITL
  • maksud denda RIT

0 thoughts on “15 Hari E-klaim BPJS Kesehatan Harus Cair

  1. UMU ATIAH

    Mohon bantuannya…
    Pada tanggal 31 agusts 2017 saya melakukan klaim secara online untuk mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan. Dan saya sudah mengirim data2 yg di inginkan sesuai persyaratn & saya sudah mendapt emil balasan ya… di situ ditunjukan tunggu 24 jam waktu kerja.. tapi sampai saat ini saya belom dapat reapon sama sekali, saya mohon bantuannya sekali lagi..

    Terimakasih…

    Reply
  2. UMU ATIAH

    Mohon bantuannya…
    Pada tanggal 31 agusts 2017 saya melakukan klaim secara online untuk mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan. Dan saya sudah mengirim data2 yg di inginkan sesuai persyaratn & saya sudah mendapt emil balasan ya… di situ ditunjukan tunggu 24 jam waktu kerja.. tapi sampai saat ini saya belom dapat reapon sama sekali, saya mohon bantuannya sekali lagi..

    Terimakasih….

    Reply
  3. ester pakpahan

    Kenapa udah 2minggu lebih e klaim bpjs saya blm di transfer juga . Padahal saya betul 2 membutuhkan dana tersebut
    Nama : ester pakpahan
    No peserta : 11011321764
    Mohon konfirmasi ya transver menggunakan bank btn

    Reply
  4. Asep salapudin

    Saya sudah mengurus pencairan bpjs dari tgl 1 november 2017 sampai skrng tgl 21 november 2017 belum cair juga.kira2 berapa lama lagi ya?

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *