Tukang Gali Kubur di Jateng Peroleh Jaminan Ketenagakerjaan

By | 15 Juni 2017

Tukang gali kubur peroleh bpjs

Tukang gali kubur peroleh bpjs

Sebuah aksi luar biasa di contohkan oleh Pemprov Jateng melalui Bank Jateng dan BPJS Ketenagakerjaan.
Sebagai orang nomor 1 di jateng Ganjar Pranowo secara simbolis menyerahkan bantuan alokasi dana CSR Bank Jateng ke para pekerja informal berupa jaminan sosial ketenaga kerjaan BPJS Ketenagakerjaan.

Para pekerja informal ini dari berbagai bidang pekerjaan ada tukang parkir , tukang becak , porter , buruh lepas hingga tukang gali kubur mendapatkan jaminan ketenagakerjaan.

Pekerja – pekerja tersebut memang umumnya mereka tidak memiliki / dilindungi asuransi padahal seperti tukang becak pekerjaan mereka juga memiliki resiko terjadinya kecelakaan.

Dengan adanya inisiatif ini mereka bisa bernafas lega , tanpa harus menyisihkan sebagian penghasilannya bisa memiliki jaminan ketenagakerjaan.

“Selama ini banyak pekerja informal tak punya jaminan kerja. Kami bekerjasama dengan BPJS dan CSR Bank Jateng coba bantu mereka,” kata Ganjar seperti yang BPJS Online rangkum dari halaman tribunnews.com

ads


Artikel Terkait (Cara merubah nama di BPJS Kesehatan)

Total sebanyak 7000 pekerja yang semuanya tersebar di berbagai wilayah propinsi jateng di semarang , solo , banyumas , cilacap ,magelang tegal dan klaten yang merupakan masih wilayah kerja pemprov jateng.

“Selama ini tidak ada yang menjamin mereka kalau tertimpa kecelakaan atau sakit. Maka kita bantu sebagai stimulus agar ada jaminan kerja,” tambahnya.

Ganjar juga menyampaikan bahwasannya pemprov hanya mencontohkan saja supaya BUMD perusahaan – perusahaan besar yang beroperasi di area wilayah yang ia pimpin bisa mengikuti jejaknya.


“Kami beri contoh saja. Kalau banyak yang mengikuti menyalurkan CSR. akan semakin banyak pekerja yang mendapat jaminan kerja,” terang pak gubernur.

Hal senada juga disampaikan oleh Dirut Bank Jateng Supriyatno bahwa dana CSR sebesar 705.600.000 rupiah di kucurkan untuk membayar iuran selama 6 bulan kedepan.

Dan diharapkan setelah mengetahui manfaatnya peserta dapat melanjutkan iurannya.

“Memang ini sifatnya stimulan. Harapannya setelah enam bulan, mereka bisa membayar iuran sendiri dengan kesadaran meningkatkan keselamatan kerja,” terang Supriyatno.

Yang di Cari:

  • cara melihat tungg
  • cara cek bbjs online
  • cara mengecek tagihan bpsj ketenagakerjaan
  • cara mengetahui pembayaran bpjs ketenagakerjaan
  • hhttp//bpjs-kesehatan go id
  • https://www bpjs-online com/category/bpjs-ketenagakerjaan/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *