[Viral] Video Rapat Kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan

Diposting pada

Akhir akhir ini banyak beredar video di media sosial rapat kerja antara Komisi IX DPR bersama BPJS Kesehatan dimana DPR meminta kepada pemerintah agar tidak menaikkan iuran peserta bukan penerima upah kelas III.

“Setelah mendengar aspirasi masyarakat, Komisi IX DPR tetap konsisten dengan hasil kesimpulan rapat kerja gabungan pada tanggal 2 September 2019,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Ansory Siregar yang memimpin rapat saat membacakan kesimpulan, di Jakarta, Jumat (8/11/2019) seperti yang BPJS Online kutip dari halaman tirto


Artikel Terkait (Ada Oknum RS “Wani Piro” Kalau Mau Mendapatkan Ruang Kamar)

Rapat gabungan yang di hadiri oleh komisi IX dan Komisi XI periode 2014-2019 dan juga perwakilan dari perwakilan pemerintah kabinet kerja yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional. Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), dan Direktur Utama BPJS Kesehatan.

dari sekian pembahasan yang paling menarik perhatian warga netizen ialah ketika Ribka tjiptaning dari fraksi PDIP melontarkan kritik pedas terhadap BPJS Kesehatan terkait perbedaan pelayanan yang diterima masyarakat indonesia.

Seolah terwakili aspirasinya ramai – ramai warga netizen menyerbu serta membagikan ulang video tersebut sehingga viral.

Ribka sediri merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia, memiliki latar belakang pendidikan dokter membuat ribka tahu betul seluk beluk hitam putihnya dunia kedokteran.

Entah sebagai upaya mencari panggung atau sensasi lantaran ribka sendiri sudah 3 periode menjadi anggota DPR namun baru sekarang vokal.

Namun apapun motif beliau setidaknya warga sedikit terbela dengan pernyataan pedas tersebut, pemerintah yang kian kesini semakin berfikir untung dan rugi BPJS Kesehatan harus di ingatkan.

Defisit semestinya menjadi PR dari Dirut BPJS Kesehatan yang 5 menjabat namun masih belum menemukan solusi untuk problem ini.

Semoga dengan viralnya video tersebut membuat pemerintah sadar atas apa yang di inginkan masyarakat.

Tinggalkan Balasan